Kamis, 2 Juli 2026
Daerah  

Gubernur Sulteng Akui Kondisi Keuangan Donggala Berat, Janji Cari Solusi Bersama untuk P3K

Anwar Hafid
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, berbicara langsung di hadapan massa tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Donggala yang menggelar aksi di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (05/11/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, turun langsung menemui massa tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Donggala yang menggelar aksi di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (05/11/25).

Dalam dialog terbuka yang berlangsung hangat dan penuh perhatian itu, Gubernur Anwar menyampaikan empati atas kondisi para tenaga P3K yang belum menerima gaji ke-13 serta sisa Tunjangan Hari Raya (THR). Ia mengakui, persoalan tersebut terjadi akibat keterbatasan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Donggala.

“Donggala itu hanya memiliki sekitar Rp20 miliar dana yang bisa digunakan untuk seluruh program. Jadi memang kondisinya berat, tapi Insyaallah kita cari solusi bersama,” ujar Gubernur Anwar di hadapan para tenaga P3K.

Anwar Hafid menegaskan, tenaga P3K memiliki hak yang sama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, mereka tidak dapat diberhentikan tanpa alasan yang sah dan harus tetap mendapatkan hak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Sepanjang bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab, tidak ada alasan untuk diberhentikan. Hak kalian tetap dijamin oleh aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menjelaskan bahwa sebagian THR telah dibayarkan sebesar 50 persen, sedangkan sisanya, termasuk gaji ke-13, akan dibahas bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk mencari solusi terbaik.

“Pemerintah tidak lepas tangan. Ini sudah menjadi tanggung jawab bersama, dan kami terus berupaya mencari jalan keluarnya,” katanya.

Gubernur Anwar turut mengapresiasi kesabaran dan kedewasaan para tenaga P3K dalam menyuarakan aspirasi secara tertib dan bermartabat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap memfasilitasi pertemuan lanjutan antara perwakilan P3K Donggala, Bupati Donggala, serta pihak terkait guna membahas langkah konkret penyelesaian masalah tersebut.

“Kita akan duduk bersama. Tujuannya satu: bagaimana hak teman-teman P3K bisa terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah,” tutup Anwar.

Aksi yang berlangsung damai itu diakhiri dengan seruan solidaritas dari para tenaga P3K yang berharap pemerintah segera merealisasikan komitmen penyelesaian gaji dan tunjangan mereka dalam waktu dekat. (KB/*)