Jumat, 1 Mei 2026
Daerah  

Dispusaka Sulteng Konsolidasi Internal, Efisiensi Anggaran Tak Kurangi Kualitas Layanan

Dispusaka Sulteng
Suasana Rapat Dengar Pendapat antarbidang di Ruang Sekretariat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (06/01/26). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Di tengah tuntutan efisiensi anggaran, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah (Dispusaka Sulteng) menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antarbidang yang digelar di Ruang Sekretariat Dispusaka Sulteng, Selasa (06/01/25).

Rapat yang dibuka langsung oleh Kepala Dispusaka Sulteng, Siti Rachmi Amir Singi, menjadi momentum penting konsolidasi internal di tengah kebijakan kehati-hatian fiskal. Forum ini dimanfaatkan untuk menajamkan arah kebijakan, sekaligus memastikan program dan kegiatan tetap berjalan efektif meski dalam keterbatasan anggaran.

Kegiatan tersebut dihadiri para pejabat fungsional arsiparis dan pustakawan, seluruh kepala bidang, Kepala Subbagian Program Mohammad David beserta staf, serta didampingi Sekretaris Dispusaka Sulteng, Keong Makalalang. Suasana rapat berlangsung terbuka dan konstruktif, dengan masing-masing bidang memaparkan Indikator Kinerja Utama (IKU) beserta alokasi anggarannya.

Melalui pemaparan tersebut, Kepala Dispusaka Sulteng mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas internal. “Efisiensi anggaran tidak dimaknai sebagai pengurangan layanan, melainkan sebagai upaya mengoptimalkan sumber daya agar setiap program memberikan dampak maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Seluruh pimpinan bidang hadir dan terlibat aktif dalam diskusi, mencerminkan pendekatan holistik dalam pengambilan kebijakan. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa efisiensi dilakukan tanpa mengorbankan substansi tugas pokok dan fungsi, serta tetap menjaga mutu layanan perpustakaan dan kearsipan.

RDP ini juga menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi program prioritas, mengidentifikasi peluang inovasi, serta memperkuat sinergi antarbidang. Dialog antara pejabat struktural dan fungsional dinilai penting untuk menjembatani kebijakan dengan implementasi teknis di lapangan.

Menariknya, rapat konsolidasi ini turut membahas persiapan kegiatan Subuh Berkah yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Januari 2026. Kegiatan tersebut dimaknai sebagai ruang refleksi dan penguatan spiritual guna menyelaraskan langkah seluruh jajaran Dispusaka Sulteng dalam menyongsong tahun kerja berikutnya.

Dengan konsolidasi internal yang solid, Dispusaka Sulteng optimistis mampu menjadikan efisiensi anggaran sebagai pijakan untuk berinovasi dan meningkatkan kinerja. Di tengah keterbatasan, komitmen pelayanan tetap dijaga agar layanan perpustakaan dan kearsipan semakin bernas, berdaya guna, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah. (KB/*)