PALU,netiz.id — Upaya pembenahan dan penataan ruang layanan perpustakaan di gedung baru Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah mendapat apresiasi luas. Inisiatif yang digagas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi, dinilai menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor literasi.
Kegiatan penataan yang dilaksanakan pada Rabu (01/04/26) tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik ruangan, tetapi juga menjadi momentum membangun budaya kerja yang lebih solid, tertib, dan profesional.
Menariknya, proses penataan dilakukan secara kolektif. Para fungsional pustakawan, staf ASN, hingga PPPK terlibat langsung dalam merapikan dan menata ruang layanan. Kebersamaan yang ditunjukkan seluruh pegawai menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi masih menjadi kekuatan utama dalam membangun birokrasi yang efektif.
Dengan kerja sama lintas peran tanpa sekat, penataan ruang layanan perpustakaan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. Hal ini juga menunjukkan bahwa pelayanan publik yang baik tidak hanya ditentukan oleh fasilitas yang memadai, tetapi juga oleh komitmen dan kekompakan sumber daya manusia di dalamnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi berharap semangat kolaborasi tersebut tidak berhenti setelah proses penataan selesai. “Ke depan, layanan perpustakaan diharapkan semakin inklusif, nyaman, tertib, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat,” ucapnya.
Gedung baru perpustakaan kini tidak hanya menjadi simbol perubahan fisik, tetapi juga menandai lahirnya energi baru dalam memperkuat budaya literasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa di Sulawesi Tengah. (KB/*)






