PALU,netiz.id — Program unggulan Pemprov Sulawesi Tengah, Berani Sehat, terbukti memberikan dampak besar pada peningkatan kepesertaan aktif JKN. Dengan capaian 89,16% hingga November 2025, Sulteng kini berada di jalur cepat menuju UHC Award 2025 yang akan diumumkan awal 2026.
Peningkatan signifikan itu disampaikan dalam pertemuan resmi antara Pemprov Sulteng dan BPJS Kesehatan Sulteng terkait pembahasan NK dan RK Peserta PBPU Pemda Tahun 2026. Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin yang hadir mewakili gubernur menegaskan bahwa lonjakan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program Berani Sehat.
Sejak diluncurkan pada April 2025, program ini memberi akses layanan kesehatan gratis dan berkualitas bagi warga hanya dengan menunjukkan KTP Sulteng. Program tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang belum terdaftar maupun yang kepesertaannya sempat dibekukan karena tunggakan iuran.
Tak hanya memudahkan akses layanan kesehatan, Berani Sehat juga memperkuat integrasi dengan skema UHC Prioritas BPJS Kesehatan, sehingga memberi kepastian perlindungan kesehatan yang lebih komprehensif.
“Ini bukti bahwa komitmen pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif berjalan dengan baik,” kata Fahrudin.
Pertemuan itu dihadiri sejumlah kepala OPD, termasuk Kadis Dukcapil Sulteng Andi Hajidin, serta jajaran BPJS Kesehatan Sulteng. (KB/*)





