JAKARTA, NETIZ – Meta Platforms Inc resmi meluncurkan fitur Facebook Verified gratis dengan lencana centang hitam pada Senin 27/07. Inovasi ini bertujuan untuk memastikan sebuah akun benar-benar dijalankan oleh manusia dan bukan merupakan bot atau hasil kecerdasan buatan. Peluncuran fitur Facebook Verified gratis dilakukan secara bertahap di sejumlah negara termasuk Indonesia guna menekan angka penipuan di platform digital tersebut.
Proses verifikasi untuk mendapatkan centang hitam ini dilakukan melalui pemindaian video selfie yang nantinya dicocokkan dengan foto profil pengguna. Langkah ini diambil oleh Meta Platforms Inc sebagai respons terhadap maraknya penggunaan teknologi AI untuk membuat akun palsu yang menyesatkan. Facebook Verified gratis akan memberikan tanda visual yang jelas bagi pengguna saat berinteraksi di ruang publik atau layanan Marketplace.
Berbeda dengan Meta Verified berbayar yang menggunakan centang biru, fitur centang hitam ini tidak memungut biaya bulanan sama sekali. Jika centang biru menawarkan perlindungan ekstra dan prioritas layanan, Facebook Verified gratis hanya berfungsi sebagai penanda keaslian identitas manusia. Syarat utama untuk mendapatkan lencana ini adalah pengguna harus berusia minimal 18 tahun dan mematuhi standar komunitas yang berlaku.
“Facebook Verified merupakan lencana gratis yang bertujuan mengonfirmasi bahwa akun tersebut benar-benar dimiliki oleh orang sungguhan,” tulis pernyataan resmi Meta dalam blog perusahaan.
“Karena AI memudahkan pembuatan konten, profil, dan pesan, kami ingin menyediakan cara bagi Anda untuk mengetahui bahwa ada orang sungguhan di balik profil tersebut,” lanjut penjelasan pihak Meta.
Kehadiran fitur Facebook Verified gratis diharapkan mampu meminimalisir perilaku tidak autentik di fitur yang rawan penipuan seperti Facebook Dating. Saat ini, layanan verifikasi tersebut belum tersedia untuk halaman bisnis atau akun dengan mode profesional. Pengguna diimbau segera melakukan verifikasi Facebook Verified gratis untuk meningkatkan kepercayaan dalam interaksi sosial di media sosial milik Mark Zuckerberg tersebut. (KB/*)





