Menu

Mode Gelap

Daerah · 21 Jul 2025

Gubernur Anwar Hafid Siapkan Rp37 Miliar Bayar Tunggakan BPJS Warga Miskin


					Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid. FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid. FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat, khususnya kurang mampu, mendapatkan akses kesehatan yang layak. Melalui program , Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp37 miliar untuk membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta kelas 3.

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kesehatan gratis cukup dengan menggunakan KTP, harus bersedia dari kelas atau 2 ke kelas 3,” tegas Gubernur Anwar Hafid pada Minggu (20/07/25).

Program ini merupakan bagian dari Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) –2026, yang memprioritaskan sektor kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Anggaran tersebut bersumber dari APBD 2025 dan ditujukan khusus untuk membebaskan masyarakat kelas 3 dari kewajiban membayar tunggakan iuran BPJS, yang selama ini menjadi beban berat bagi banyak warga.

Gubernur Anwar Hafid juga menyampaikan bahwa program ini telah berdampak signifikan. Sebelum Berani Sehat digulirkan, jumlah pasien yang berobat hanya dengan KTP di rumah sakit berkisar 300 orang per hari. Kini, angkanya melonjak menjadi 600 hingga 700 orang per hari.

Kondisi ini dibenarkan oleh Direktur RSUD Undata, drg. Herri Muliadi, yang menyebut lonjakan kunjungan pasien sebagai bukti bahwa program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

“Dulu rata-rata hanya 300–350 pasien per hari. Sekarang sejak Berani Sehat diluncurkan, kami melayani sekitar 600 hingga 700 pasien per hari yang berobat cukup menunjukkan KTP,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan , dr. I Wayan, mengungkapkan bahwa total anggaran program Berani Sehat tahun 2025 secara keseluruhan mencapai Rp66,1 miliar, mencakup layanan kesehatan gratis dan pembayaran tunggakan iuran.

Adapun pihak BPJS Kesehatan melalui dr. Angel, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan keterangan resmi.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Sulteng berharap tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena persoalan iuran BPJS yang tertunggak. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pertanahan Donggala Dorong Kepastian Hukum Lewat Koordinasi Sengketa Sertipikat

17 Januari 2026 - 06:04

Pertanahan Donggala

Anwar Hafid Dorong Sigi Jadi Sentra Budidaya Ikan Air Tawar

16 Januari 2026 - 14:12

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid Ajak Bangun Sulawesi Tengah dengan Iman dan Kebersamaan Lewat Subuh Berkah

16 Januari 2026 - 14:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Pertanahan Donggala Serahkan 11 Sertipikat Aset PLN

16 Januari 2026 - 06:06

Pertanahan Donggala

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG
Trending di Daerah