Kamis, 30 April 2026

Disparbud Donggala Ungkap Hanya Tiga Destinasi Wisata Penyumbang PAD Daerah

Muhammad
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Donggala, Muhammad. FOTO: netiz.id (akib)

DONGGALA,netiz.id – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Donggala mengungkapkan bahwa hanya tiga destinasi wisata yang menjadi penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada tahun 2026.

Ketiga destinasi tersebut yakni Wisata Tanjung Karang yang berada di Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Banawa, Wisata Pasir Putih di Kelurahan Boneoge, Kecamatan Banawa, serta Wisata Pusat Laut yang terletak di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah.

Saat dikonfirmasi media ini pada Kamis (30/04/26), Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Donggala, Muhammad, mengatakan target PAD sektor pariwisata yang telah ditetapkan oleh Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Donggala pada tahun sebelumnya mencapai Rp250 juta. Namun, target tersebut berhasil dilampaui oleh dinasnya.

Menurut alumni IPDN itu, meskipun Kabupaten Donggala memiliki sekitar 10 destinasi wisata bahkan lebih, hanya tiga lokasi tersebut yang secara langsung menjadi sumber PAD yang dikelola oleh dinasnya karena merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Donggala.

Sementara itu, destinasi wisata lainnya sebagian besar merupakan milik swasta atau pengelolaannya dilakukan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Donggala.

“Memang ada sekitar 10 destinasi wisata di Kabupaten Donggala, bahkan lebih. Tetapi hanya tiga destinasi yang menjadi sumber PAD yang ditagih oleh dinas kami, sedangkan sisanya langsung ditangani oleh Bapenda Donggala,” ujar Muhammad.

Mantan Camat Banawa itu menambahkan, sektor pariwisata Donggala memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan daerah apabila dikelola secara maksimal. Terlebih, Donggala dikenal memiliki kekayaan wisata bahari dan pesisir yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini terus berupaya melakukan pembenahan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pengelolaan destinasi wisata agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan.

“Sekarang kami sedang melakukan perbaikan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pengelolaan destinasi wisata,” ucapnya.

Pemerintah daerah berharap optimalisasi pengelolaan destinasi wisata tersebut tidak hanya membantu pencapaian target PAD, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Donggala. (KB)