“Saya kagum dan bangga. Banyak pemimpin yang hanya janji, tapi ini bukti. Berani Sehat benar-benar membantu masyarakat,” kata Arni, Sabtu (25/10/25).
berani sehat
RSUD Undata Hadapi Lonjakan Pasien dengan Semangat Melayani
“Kami berhadapan langsung dengan manusia yang sakit, dan kami pun manusia yang bisa lelah. Tapi semangat kami tidak padam. Kami mohon, jika ada kritik, sampaikanlah dengan empati, bukan dengan hujatan,” ujarnya.
Berani Sehat, Bukti Nyata Pemerintah Hadir untuk Rakyat
“Ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa rakyat kini berani berobat tanpa takut biaya. Dulu banyak yang menahan sakit karena tidak punya uang. Sekarang, cukup dengan KTP, semua bisa dilayani,” ungkap Gubernur Anwar Hafid.
RS Rujukan Tolitoli Masih Alami Antrean Panjang, Wagub Reny Janjikan Solusi Tenaga Medis Lokal
“Kami berharap Ibu Wakil Gubernur dapat meninjau langsung kondisi rumah sakit rujukan di Tolitoli. Dukungan dari pemerintah provinsi sangat kami butuhkan,” ungkapnya.
Wagub Reny: Nakes Harus Satu Komando, Program Berani Sehat Sentuh 90 Ribu Warga Sulteng
“Sepanjang masyarakat memegang KTP Sulawesi Tengah, rumah sakit dan puskesmas wajib menerima pasien, meskipun BPJS mereka menunggak. Aplikasi Sehati memastikan layanan tetap bisa diakses,” tegasnya.
Program Berani Sehat, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Layanan Tanpa Hambatan
“Walaupun kartunya tidak aktif, walaupun ada tunggakan, tetap harus dilayani. Pemerintah Provinsi yang jamin. Ini bukan program kaleng-kaleng, tapi program dengan anggaran nyata untuk rakyat,” tegas Anwar saat menghadiri Rakerda Pemkab Tolitoli, Jumat (03/10/25).
Wagub Sulteng Ingatkan Nakes Tidak Tolak Pasien Bermodal KTP
“Kalau ada warga yang datang dengan KTP Sulawesi Tengah, jangan ditolak. Puskesmas harus segera menginput data ke aplikasi Sehati agar pasien bisa langsung mendapat layanan,” tegas Reny yang dikenal dengan julukan Gubernur Kesehatan.
Gubernur Anwar Hafid Siapkan Rp37 Miliar Bayar Tunggakan BPJS Warga Miskin
“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan gratis cukup dengan menggunakan KTP, harus bersedia turun dari kelas 1 atau 2 ke kelas 3,” tegas Gubernur Anwar Hafid pada Minggu (20/07/25).
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.