Rabu, 8 Juli 2026

Firmanza: Biaya Prakerin Siswa SMK Akan Diganti Pemerintah, Dana Cair Bulan Ini

Firmanza
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Firmanza, saat menyampaikan kebijakan penggantian biaya Prakerin bagi siswa SMK di Sulawesi Tengah. FOTO: netiz.id (AKib)

PALU,netiz.id – Kabar baik bagi ribuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulawesi Tengah yang sedang menjalani Praktik Kerja Industri (Prakerin). Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan biaya Prakerin yang selama ini ditanggung siswa akan diganti oleh pemerintah melalui anggaran yang telah disiapkan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza, mengatakan dana untuk membiayai kegiatan Prakerin siswa SMK dijadwalkan mulai dicairkan pada bulan ini. Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meringankan beban ekonomi orang tua siswa.

“Untuk tahun ini, biaya Prakerin bulan ini segera dicairkan. Apabila belum cair dan siswa sudah turun Prakerin sehingga masih menggunakan biaya pribadi, Insya Allah bulan ini akan kami gantikan,” ujar Firmanza pada Senin (06/07/26).

Menurut mantan Sekretaris Daerah Kota Palopo itu, siswa yang terlanjur menggunakan dana pribadi untuk mengikuti Prakerin tidak perlu khawatir karena pemerintah telah menyiapkan anggaran penggantian biaya tersebut.

Firmanza juga menegaskan agar sekolah segera menyalurkan penggantian biaya kepada siswa setelah anggaran dicairkan. Ia bahkan meminta siswa maupun orang tua untuk melapor apabila terdapat sekolah yang tidak mengganti biaya Prakerin sesuai ketentuan.

“Kalau tidak digantikan biaya Prakerin itu oleh sekolah, lapor ke saya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kebijakan pembiayaan Prakerin tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Sulawesi Tengah yang memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan pendidikan vokasi, terutama dalam mendukung pelaksanaan praktik kerja bagi siswa SMK.

“Sebab Bapak Gubernur sudah memberikan anggaran kepada Dinas Pendidikan untuk menanggung seluruh biaya Prakerin siswa SMK,” katanya.

Saat ini, proses pencairan anggaran masih berada pada tahap penyelesaian administrasi di bagian keuangan. Namun, Firmanza memastikan proses tersebut segera rampung sehingga dana dapat segera disalurkan kepada siswa yang berhak menerima penggantian biaya.

“Anggaran itu Insya Allah bulan ini cair. Saat ini tinggal proses di keuangan dan penandatanganan. Semoga segera cair sehingga siswa yang sudah menggunakan dana pribadi dapat segera menerima penggantian biaya,” pungkasnya.

Dengan adanya kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap seluruh siswa SMK dapat mengikuti program Prakerin tanpa terkendala biaya, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. (KB)