PARIGIMOUTONG,netiz.id — Pimpinan Daerah (PD) Salimah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Kompleks Pondok Pesantren Lisanul Arab Parigi, Ahad (15/02/26). Kegiatan bertema “Ramadhan Bersama Keluarga Tangguh” ini menekankan pentingnya peran ayah dan ibu dalam membangun ketahanan keluarga.
Tarhib tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara PD Salimah Parigi Moutong dan Yayasan Lisanul Arab Parigi, dengan dukungan sejumlah lembaga, seperti Dompet Dhuafa, Ikadi, serta Yayasan Persaudaraan Kaili Sulawesi Tengah.
Ratusan peserta yang didominasi orang tua santri menghadiri kegiatan tersebut. Antusiasme terlihat sejak awal hingga akhir acara yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.
Sebagai narasumber, panitia menghadirkan konselor keluarga nasional, Suriyati, yang memaparkan materi seputar dinamika keluarga dan pembagian peran antara ayah dan ibu dalam rumah tangga.
Dalam paparannya, Suriyati menegaskan bahwa banyak persoalan rumah tangga berakar dari pola pengasuhan sejak masa kanak-kanak.
“Banyak masalah keluarga hari ini berawal dari luka pengasuhan yang tidak terselesaikan. Jika tidak disadari dan diperbaiki, hal itu akan terus terbawa hingga membentuk pola relasi dalam rumah tangga,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan bukan hanya momentum peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan strategis untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga.
“Ramadhan adalah momen terbaik untuk membangun kembali komunikasi yang hangat antara ayah, ibu, dan anak. Jangan sampai kesempatan ini terlewat tanpa perubahan yang berarti,” tambahnya.
Ketua PD Salimah Parigi Moutong, Suciati, SE., menyampaikan bahwa kegiatan tarhib merupakan agenda nasional Salimah dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, para orang tua semakin memahami pentingnya sinergi peran dalam mendidik anak dan membangun keluarga yang kokoh secara spiritual maupun emosional.
Sementara itu, Ketua Yayasan Lisanul Arab Parigi, Ustadz Abdul Muhid, Lc., menyambut baik kolaborasi tersebut dan berharap kerja sama antara lembaga pendidikan dan organisasi perempuan itu dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan keumatan lainnya.
Tarhib Ramadhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak dan tangguh menghadapi tantangan zaman. (KB/*)






