Minggu, 3 Mei 2026

Hardiknas 2026, Ketua Fraksi PKS Sulteng Ajak Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Wiwik
Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah. FOTO: Humas PKS Sulteng

PALU,netiz.id – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.

Menurutnya, tema yang diusung PKS pada Hardiknas tahun ini, yakni Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, menjadi refleksi penting bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pihak.

“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun peradaban. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak agar pendidikan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh anak bangsa,” ujar Bunda Wiwik, sapaan akrabnya pada Minggu (03/05/26).

Ia menekankan, kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas, menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Sulawesi Tengah.

Selain itu, Bunda Wiwik juga menyoroti peran strategis generasi muda, terutama Gen Z, sebagai agen perubahan di masa depan. Ia menilai generasi muda harus didorong untuk terus belajar, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Gen Z adalah kunci masa depan. Belajar tanpa batas, berkolaborasi, dan memiliki empati merupakan modal penting untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya pendidikan berbasis karakter. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak, peduli, dan bertanggung jawab.

Momentum Hardiknas 2026, lanjutnya, harus menjadi titik refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian lebih.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan membangun generasi yang berilmu, berkarakter, serta memberikan dampak nyata bagi Sulawesi Tengah,” tutupnya. (KB/*)