Menu

Mode Gelap

Daerah · 3 Jul 2025

Bupati Morut Luncurkan Program PUSAKA, Dekatkan Layanan Kesehatan di Lembo Raya


					Bupati Morut, Dr. dr. Delis J. Hehi, MARS saat menyampaikan sambutan saat meluncurkan program pusaka di pustu Desa Po’ona, Kecamatan Lembo Raya. FOTO: istimewa Perbesar

Bupati Morut, Dr. dr. Delis J. Hehi, MARS saat menyampaikan sambutan saat meluncurkan program pusaka di pustu Desa Po’ona, Kecamatan Lembo Raya. FOTO: istimewa

UTARA,netiz.id — Pemerintah Kabupaten Morowali Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini ditandai dengan peluncuran program inovatif bertajuk Puskesmas Aktif Sehatkan Masyarakat (PUSAKA) oleh Bupati Morut, Dr. dr. Delis J. Hehi, pada Rabu (02/07/25) sore, di Puskesmas Pembantu (Pustu) Po’ona, Kecamatan .

Program PUSAKA merupakan gagasan dari UPT Puskesmas Peratoa Petumbea sebagai upaya mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil, khususnya empat desa di Lembo Raya, yakni Desa Po’ona, Mandula, Dolupo Karya, dan Lembobelala. Melalui program ini, layanan kesehatan akan diberikan secara rutin oleh dokter dan tim medis setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 08.00–14.00 WITA di Pustu Po’ona.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat daerah seperti Plt. Kepala Dinas Kesehatan Morut Arief Paskal Pokonda, Camat Lembo Raya Ansar, Kepala UPT Puskesmas Peratoa Petumbea Aswan Tengase, serta para kepala desa, tokoh masyarakat, dan unsur PKK desa di wilayah Lembo Raya.

dalam sambutannya menyampaikan terhadap inovasi ini. Ia menilai program PUSAKA selaras dengan visi Morut Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS) Jilid 2, terutama dalam memperkuat tiga aspek penting pelayanan kesehatan: pendanaan, sarana prasarana, dan SDM.

“Melalui dana Pemulihan Ekonomi (PEN), kita telah membangun 23 Pustu dan fasilitas VVIP di RSUD Kolonodale. Ini adalah langkah nyata untuk mempercepat pembangunan, dan hasilnya sudah bisa dirasakan masyarakat, termasuk Po’ona,” tegasnya.

Sementara itu, Peratoa Petumbea, Aswan Tengase menjelaskan bahwa PUSAKA tidak hanya menyediakan layanan kesehatan dasar, tetapi juga mengedepankan pendekatan promotif dan preventif melalui edukasi dan partisipasi masyarakat.

“PUSAKA adalah simbol warisan nilai hidup sehat yang ingin kami wariskan kepada generasi berikutnya. Kami berharap program ini juga bisa menjadi inovasi unggulan di tingkat nasional,” ungkap Aswan.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati Delis menyatakan bahwa Pemda Morut akan mengalokasikan anggaran pada APBD-P untuk membenahi sarana pendukung di Pustu Po’ona, termasuk paving block dan perlengkapan lainnya. Ia juga mendorong desa dan pihak Puskesmas untuk bermitra dengan perusahaan yang berinvestasi di wilayah tersebut. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Nakhodai MIPI, Perluas Kiprah Ilmu Pemerintahan hingga Pelosok Daerah

17 Januari 2026 - 21:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Kapal Pelni Diminta Kembali ke Donggala, DPRD Tegaskan Dukungan Penuh

17 Januari 2026 - 20:39

Hermin

Kolaborasi UGM–Kagama Diharapkan Percepat Pembangunan Sulawesi Tengah

17 Januari 2026 - 20:11

KAGAMA SULTENG

Anwar Hafid Resmi Pimpin MIPI, Dorong Penguatan Ilmu Pemerintahan Berbasis Daerah

17 Januari 2026 - 19:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Pertanahan Donggala Dorong Kepastian Hukum Lewat Koordinasi Sengketa Sertipikat

17 Januari 2026 - 06:04

Pertanahan Donggala

Anwar Hafid Dorong Sigi Jadi Sentra Budidaya Ikan Air Tawar

16 Januari 2026 - 14:12

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah