Sabtu, 2 Mei 2026
Daerah  

Dari Sekolah Kendalikan Inflasi, Gubernur Sulteng Canangkan Gertam Cabai di Morowali

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah dan pihak sekolah melakukan penanaman bibit cabai secara simbolis pada peluncuran Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di SMAN 1 Bungku, Morowali. FOTO: istimewa

MOROWALI,netiz.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat ketahanan pangan daerah dengan melibatkan dunia pendidikan. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, secara resmi mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di SMAN 1 Bungku, Kabupaten Morowali, Jumat (06/12/25), sebagai langkah strategis menekan fluktuasi harga cabai yang kerap memicu inflasi.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan, gerakan ini bukan sekadar program simbolis, melainkan aksi nyata yang melibatkan siswa dan sekolah sebagai motor penggerak kemandirian pangan. Melalui Gertam Cabai, siswa diajak mengenal proses budidaya hortikultura sekaligus memahami peran mereka dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Gerakan Tanam Cabai ini adalah gerakan bersama. Kita ingin harga tetap stabil, produksi meningkat, dan anak-anak kita tumbuh dengan semangat mandiri serta cinta lingkungan,” ujar Gubernur.

Pemprov Sulteng menargetkan penyaluran lebih dari 120 ribu bibit cabai ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Penanaman akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah, baik melalui lahan kolektif maupun dengan sistem polibag bagi siswa.

Sebagai tanda dimulainya gerakan, Gubernur Anwar Hafid bersama Ketua TP-PKK Sulteng, Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, serta jajaran pemerintah daerah melakukan penanaman bibit cabai secara langsung di lingkungan SMAN 1 Bungku.

Gertam Cabai diharapkan menjadi program berkelanjutan yang mampu menekan inflasi, meningkatkan produktivitas pangan, serta memperkuat program unggulan daerah, “Berani Makmur”. (KB/*)