Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Des 2025

Anwar Hafid Tegaskan Peran Guru Penentu Masa Depan Sulteng di HUT ke-80 PGRI


					Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan sambutan pada peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Anjungan Pantai Matano, Morowali, Sabtu (06/12/25). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan sambutan pada peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Anjungan Pantai Matano, Morowali, Sabtu (06/12/25). FOTO: istimewa

MOROWALI,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menegaskan bahwa masa depan Sulawesi Tengah berada di tangan para guru. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri ke-80 PGRI dan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Anjungan Pantai Matano, Kabupaten Morowali, Sabtu (06/12/25).

Kegiatan yang diikuti ribuan guru dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah itu berlangsung semarak dan penuh nuansa kebersamaan. Mengusung tema “Guru Bermutu, Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia ,” peringatan tersebut menjadi panggung penguatan peran guru dalam pembangunan sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas pengabdian para guru yang dinilainya sebagai pilar utama kemajuan daerah.
“Tanpa guru, Sulawesi Tengah tidak akan maju seperti sekarang. Masa depan anak-anak ada di tangan kalian,” ucapnya.

Ia juga meminta agar PGRI aktif menyusun rekomendasi resmi yang dapat dijadikan rujukan pemerintah dalam menetapkan kebijakan , terutama terkait hukum serta peningkatan kesejahteraan guru.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa tantangan pendidikan di Sulawesi Tengah masih cukup besar, ditandai dengan rata-rata lama sekolah yang masih berada di angka sembilan tahun. Untuk itu, dibutuhkan terobosan besar dan kerja bersama guna mencapai target Indonesia Emas 2045.

Sebagai langkah nyata, mulai pemerintah daerah menyiapkan sejumlah program prioritas, di antaranya pembiayaan penuh oleh pemerintah, penerapan wajib belajar 13 tahun dari PAUD hingga SMA, pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten/kota, penyediaan jaringan internet di semua sekolah, serta mendorong para guru mengikuti Program Berani Cerdas untuk peningkatan kualitas dan kompetensi.

Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.
“Guru harus menjaga integritas dan membimbing siswa menjadi manusia yang beriman serta berakhlak,” katanya.

Peringatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Sulteng sekaligus Ibunda Guru Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Kepala Yudiawati V. Windarrusliana, Kepala Badan Kesbangpol Drs. Arfan, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala
Trending di Daerah