Rabu, 22 April 2026

Pemprov Sulteng Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 19 Persen pada 2026

Wagub Reny
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bersama peserta Pra-Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 berkomitmen memperkuat sinergi percepatan penurunan angka stunting di Sulawesi Tengah. FOTO: Biro Adpim Pemprov Sulteng

PALU,netiz.idPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan angka stunting turun menjadi 19 persen pada 2026. Target tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, saat membuka Pra-Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 di Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (07/04/26).

Dalam paparannya, Wagub Reny menyebut prevalensi stunting di Sulawesi Tengah saat ini masih berada di angka 26,1 persen. Kondisi itu dinilai masih cukup tinggi dan menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani secara bersama oleh seluruh pihak.

Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi menyangkut kualitas generasi masa depan. Dari setiap 100 anak di Sulawesi Tengah, sekitar 26 anak mengalami stunting akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam waktu lama.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi menyangkut masa depan generasi kita,” tegas Reny.

Ia menjelaskan, kasus stunting tersebar di seluruh kabupaten dan kota dengan tingkat yang berbeda-beda. Karena itu, pemerintah daerah diminta menyusun langkah penanganan yang terarah, terukur, dan berbasis data agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.

Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia 23 bulan. Pada masa tersebut, pertumbuhan otak dan fisik anak berlangsung sangat pesat sehingga menentukan kualitas hidupnya di masa depan.

Selain itu, Reny meminta seluruh dinas kesehatan dan puskesmas aktif mendampingi pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) agar data yang dihasilkan benar-benar akurat. Menurutnya, ketepatan data menjadi kunci utama dalam penyusunan kebijakan penanganan stunting di Sulawesi Tengah. (KB/*)