Jumat, 1 Mei 2026

Komisi IV DPRD Sulteng Dorong Kerja Sama Budaya dan Pertanian Berkelanjutan dengan Sulbar

DPRD SULTENG
Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah bersama Gubernur Sulawesi Barat berfoto usai pertemuan koordinasi dan komunikasi antar daerah di Kantor Gubernur Sulbar, Mamuju, Kamis (23/04/26). FOTO: Humas DPRD Sulteng

MAMUJU,netiz.id – Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus memperkuat sinergi lintas daerah melalui kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Agenda koordinasi dan komunikasi tersebut berlangsung di Mamuju dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah pada Kamis (23/04/26).

Rombongan diterima oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), bersama Sekretaris DPRD Sulbar dan sejumlah pimpinan OPD strategis yang membidangi sektor kesehatan, sosial, ketenagakerjaan, kebencanaan, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam forum tersebut, Gubernur Sulbar menekankan pentingnya efisiensi anggaran melalui restrukturisasi birokrasi. Ia menjelaskan bahwa Pemprov Sulbar telah memangkas jumlah OPD dari 35 menjadi 29 sebagai bentuk penguatan tata kelola pemerintahan.

SDK juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai tulang punggung pembangunan daerah, bukan pertambangan.

“Kami tidak ingin bergantung pada pertambangan karena dampaknya terhadap lingkungan sangat besar. Kami lebih memilih pertanian dan perkebunan sebagai sektor berkelanjutan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sulbar juga memperkenalkan program Panca Daya dan PASTI PADU yang difokuskan pada penanggulangan kemiskinan dan percepatan penanganan stunting secara terpadu.

Menanggapi hal tersebut, Komisi IV DPRD Sulteng menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah juga memiliki program unggulan “9 Berani” yang menjadi arah kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

Selain isu kesejahteraan, Komisi IV DPRD Sulteng turut mendorong kerja sama dalam pengembangan seni dan budaya daerah agar tetap diminati generasi muda.

“Kami berharap ada kolaborasi dalam pengembangan kesenian daerah, terutama yang selalu ditampilkan saat HUT daerah, agar tetap hidup dan relevan bagi anak muda,” ungkap Wiwik.

Melalui kunjungan ini, DPRD Sulteng berharap hubungan antardaerah semakin kuat, khususnya dalam upaya sinkronisasi program penanganan stunting dan pemberdayaan masyarakat adat di Pulau Sulawesi. (KB/*)