DONGGALA,netiz.id — Beredarnya video siswa sekolah dasar yang menyeberangi sungai menggunakan rakit di Dusun Bontopangi, Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menuai perhatian publik.
Aksi para siswa yang harus menyeberangi sungai demi menuju sekolah tersebut diduga terjadi akibat rusaknya jembatan gantung yang sebelumnya menjadi akses utama warga.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Donggala, Ansyar Sutiadi, mengatakan pihaknya akan memastikan langsung kondisi di lapangan.
“Dari sisi sarana dan prasarana memang masih terbatas, terutama di wilayah terpencil. Karena itu, kami akan memastikan terlebih dahulu kondisi di lapangan,” ujar Ansyar, Kamis (12/02/26).
Ia menyampaikan akan turun langsung ke lokasi bersama pihak terkait untuk bertemu pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat setempat.
Setelah memastikan kondisi di lapangan, Disdikpora akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, guna mencari solusi atas akses penyeberangan tersebut.
Menurut Ansyar, jika benar jembatan gantung di lokasi tersebut putus akibat banjir, pihaknya akan melaporkan kondisi itu kepada Bupati Donggala agar pembangunan kembali jembatan dapat segera didorong.
“Jika memang sebelumnya ada jembatan gantung yang rusak akibat banjir, tentu akan kami dorong melalui dinas terkait kepada Ibu Bupati agar pembangunan jembatan penyeberangan segera dilakukan,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaan jembatan sangat penting karena menyangkut akses pendidikan serta keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. (KB/*)






