Minggu, 3 Mei 2026

Bunda Wiwik Dorong Pengurus Salimah Jadikan Rumah Pusat Pendidikan dan Dakwah

Bunda Wiwik
Bunda Wiwik saat menyampaikan materi ketahanan keluarga dalam talkshow yang digelar PD Salimah Kabupaten Poso. FOTO: Humas PKS Sulteng

POSO,netiz.id – Puluhan pengurus daerah (PD) Persaudaraan Salimah (Salimah) Kabupaten Poso mendapatkan penguatan tentang pentingnya ketahanan keluarga dalam sebuah talkshow yang menghadirkan Bunda Wiwik sebagai narasumber.

Dalam kegiatan yang digelar PD Salimah Kabupaten Poso tersebut, Bunda Wiwik yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mengangkat tema “Menjadi Orang Tua Cerdas dan Bijaksana.” Ia menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas.

“Marilah kita menghadirkan rahmatan lil ‘alamin dalam keluarga. Ibu adalah mubalig pertama bagi anak-anaknya,” ujarnya pada Ahad (03/05/26).

Menurutnya, akhlak orang tua menjadi contoh nyata bagi anak. Ia menyebut, keteladanan adalah bentuk dakwah paling efektif tanpa harus banyak kata.

“Akhlak orang tua adalah dakwah tanpa kata. Karena itu, orang tua harus benar-benar menjadi teladan bagi anak-anaknya,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesabaran dalam mendidik anak. Ia menyebut, kesabaran merupakan salah satu ibadah utama yang memiliki nilai pahala besar.

“Orang sabar itu istimewa, karena selalu dibersamai oleh Allah SWT. Sabar itu tidak ada batasnya dan menjadi kunci dalam membangun keluarga yang kuat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Wiwik mendorong seluruh pengurus Salimah untuk menjadikan rumah sebagai pusat pendidikan dan dakwah. Menurutnya, rumah yang dihidupkan dengan nilai-nilai keagamaan akan melahirkan generasi yang berakhlak dan berdaya.

“Di rumah harus ada tilawah Al-Qur’an, diskusi kebaikan, dan doa bersama. Keluarga harus memiliki visi dakwah dan tujuan yang jelas. Dari rumah, kita bisa membangun peradaban,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi ketahanan keluarga di Sulawesi Tengah yang dinilai masih menghadapi tantangan serius, salah satunya tingginya angka perceraian. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peringatan bagi semua pihak untuk memperkuat peran keluarga.

Selain itu, ia menyinggung fenomena anak muda yang kini lebih cenderung mencari jawaban melalui teknologi dibandingkan berkomunikasi dengan orang tua.

“Sekarang anak-anak lebih percaya kepada ChatGPT dibandingkan orang tuanya. Ini menjadi tantangan bagi kita semua agar kembali membangun kedekatan dalam keluarga,” ungkapnya.

Bunda Wiwik pun mengingatkan agar orang tua tidak lalai dalam memperhatikan keluarga, meskipun disibukkan dengan aktivitas di luar rumah.

“Jangan sampai kita terlihat berhasil di luar, tetapi justru gagal di dalam keluarga. Perhatian dan komunikasi dalam keluarga harus tetap dijaga,” tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng Sri Atun, Ketua PW Salimah Sulteng Sumiaty, S.Pd, serta jajaran pengurus PD Salimah Kabupaten Poso. Talkshow berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam membahas isu-isu keluarga dan pendidikan anak di era modern. (KB/*)