PALU,netiz.id – Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Sulawesi Tengah resmi melantik Duta Rumah Keluarga Indonesia (RKI) untuk tingkat provinsi dan empat kabupaten/kota di Sulteng, yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong.
Pelantikan tersebut berlangsung dalam momen silaturahmi bersama Duta Rumah Keluarga Indonesia Nasional yang juga istri Presiden PKS, Nurul Hidayati.
Ketua Bipeka DPW PKS Sulteng, Wiwik Jumatul Rofi’ah, mengatakan pelantikan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat program ketahanan keluarga di Sulawesi Tengah.
“Yang dilantik baru Duta RKI tingkat provinsi dan empat DPD, yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong,” ujar Bunda Wiwik sapaan akrabnya.
Adapun yang dilantik sebagai Duta RKI Sulteng yakni Suryani. Sementara Duta RKI Kota Palu dijabat Mudzakkirah, Duta RKI Kabupaten Sigi dijabat Nur Hasanah, Duta RKI Kabupaten Donggala dijabat Nikmariati, dan Duta RKI Kabupaten Parigi Moutong dijabat Sri Ratni Ningsi.
Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng itu menjelaskan, tokoh perempuan yang dipilih sebagai Duta RKI merupakan figur yang dinilai mampu menjadi teladan dalam menyampaikan nilai, visi, dan misi Rumah Keluarga Indonesia kepada masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Duta RKI menjadi salah satu bentuk keseriusan PKS dalam menjadikan ketahanan keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa.
“Dengan adanya Duta RKI, PKS ingin menyampaikan dan menegaskan kepada masyarakat bahwa salah satu misi besar PKS adalah menjadi elemen bangsa yang sungguh-sungguh dalam setiap programnya memperhatikan ketahanan keluarga sebagai pondasi dasar kekuatan sebuah bangsa,” katanya.
Ia berharap para Duta RKI dapat hadir di tengah masyarakat sebagai simpul penggerak dalam isu-isu keluarga, termasuk menjadi pembicara dalam forum-forum yang berkaitan dengan ketahanan keluarga.
Selain itu, para Duta RKI juga diharapkan mampu menyebarluaskan berbagai program PKS yang berkaitan dengan keluarga hingga menyentuh masyarakat akar rumput.
Bunda Wiwik menambahkan, sejumlah program Bipeka yang akan dijalankan bersama Duta RKI di antaranya sekolah keluarga, penguatan jaringan tokoh, serta kolaborasi dengan berbagai lembaga eksternal untuk mengolah isu dan menghadirkan solusi terhadap persoalan keluarga di masyarakat. (KB/*)






