Menu

Mode Gelap

Nasional · 16 Jan 2026

Nusron Wahid Tekankan Pelatihan SDM ATR/BPN Harus Berdampak Nyata pada Pelayanan


					Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (tengah) memberikan arahan saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Rabu (14/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (tengah) memberikan arahan saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Rabu (14/01/26). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Menteri Agraria dan /Kepala (ATR/BPN) menegaskan bahwa pelatihan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kepada . Pelatihan tidak boleh berhenti pada aspek formalitas atau sekadar menghasilkan sertifikat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Nusron saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian ATR/BPN di Aula Prona, Jakarta, Rabu (14/01/26). Menurutnya, apabila kualitas pelayanan pertanahan belum optimal, maka perlu dilakukan langkah-langkah yang terstruktur dan berkelanjutan, mulai dari pelatihan hingga asesmen kompetensi aparatur.

“Asesmen sangat penting untuk mengetahui kebutuhan peningkatan keterampilan, kapasitas pengetahuan, serta sikap pelayanan atau hospitality aparatur. Dengan begitu, pengembangan SDM benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung pada pelayanan,” ujar Nusron.

Ia menekankan bahwa setiap program pelatihan harus dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan manfaatnya dirasakan di lapangan. Menteri Nusron mengingatkan agar tidak terjadi kondisi di mana peserta pelatihan dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat, namun tidak menunjukkan perubahan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai orang manajemen, lulus, dapat sertifikat, tetapi tidak ada dampaknya terhadap pelayanan. Kalau tidak ada dampak, yang harus dievaluasi bisa kurikulumnya, metodenya, atau bahkan tempat pelatihannya,” tegasnya.

Selain itu, Menteri Nusron juga menyoroti pentingnya sertifikasi yang benar-benar mencerminkan kompetensi peserta. Ia menilai perlu adanya pengecekan apabila terdapat ketidaksesuaian antara hasil ujian dan kinerja aparatur di lapangan. “Kalau hasil ujiannya sangat baik, tetapi praktiknya tidak sesuai, berarti ada masalah. Ini perlu dicek,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga meminta agar pelatihan-pelatihan strategis yang sebelumnya dinilai berjalan efektif dapat kembali diaktifkan. Pelatihan tersebut diharapkan dapat menjangkau berbagai lini, termasuk petugas bidang hukum, sehingga memiliki kesiapan kompetensi yang memadai serta sertifikasi yang relevan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Agustyarsyah, menyampaikan bahwa sejumlah program pelatihan telah dijadwalkan untuk tahun 2026. Namun, ia menekankan pentingnya umpan balik dari kantor wilayah guna menilai efektivitas pelaksanaan pelatihan, khususnya dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan.

Masukan dari hasil pelatihan yang telah dilaksanakan, termasuk pada , akan menjadi dasar penyempurnaan pelatihan tahun 2026. Dengan persiapan yang lebih matang, diharapkan seluruh program pelatihan dapat dilaksanakan tepat waktu dan mampu meningkatkan kompetensi SDM Kementerian ATR/BPN secara menyeluruh.

“Kami membutuhkan feedback dari kantor wilayah, baik laporan satu bulan, tiga bulan, maupun enam bulan. Laporan tersebut penting sebagai bahan evaluasi untuk memastikan implementasi pelatihan berjalan baik atau masih perlu , termasuk dari sisi kurikulum,” pungkasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Nusron Wahid Pulihkan 717 Sertipikat Transmigran di Kotabaru, IUP Perusahaan Dibekukan

12 Februari 2026 - 06:34

Nusron Wahid

ATR/BPN Perketat Tata Ruang, Lahan Pangan Di-freeze demi Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo

12 Februari 2026 - 06:24

ATR BPN RI

Pemerintah Rilis Aturan Sekolah Ramadan 2026, Ini Skema dan Libur Lebaran

11 Februari 2026 - 08:22

Sekolah Dasar

KKNP-PTLP STPN Dinilai Strategis, Wamen ATR/BPN: Siapkan SDM Unggul Pertanahan

11 Februari 2026 - 07:49

Wamen Ossy Dermawan

Wamen ATR Ossy Lepas 619 Taruna STPN Ikuti KKNP-PTLP 2025–2026, Tekankan Integritas

11 Februari 2026 - 07:18

Wamen Ossy

Sri Sultan Dukung KKNP-PTLP ATR/BPN, 342 Ribu Bidang Tanah di DIY Jadi Target Pemutakhiran Data

10 Februari 2026 - 06:34

Gubernur DIY
Trending di Nasional