DONGGALA,netiz.id — Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, membuka secara resmi Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten Donggala Tahun 2025 yang digelar di Aula Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Senin (17/11/25). Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi; Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Plt. Kepala Dinas Sosial, Mohamad Yusuf; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Fauziah.
Turut hadir para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Donggala. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman seluruh perangkat daerah dan desa terkait pemutakhiran data sosial ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sambutannya, Bupati Vera Elena Laruni menegaskan bahwa DTSEN bukan hanya sistem data, tetapi fondasi kebijakan sosial yang menentukan tepat atau tidaknya penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia menekankan bahwa proses pengusulan penduduk miskin harus dilakukan secara jujur, sesuai ketentuan, dan bebas dari manipulasi.
“Tidak boleh ada intervensi, tidak boleh ada permainan, dan tidak boleh ada favoritisme dalam pendataan. Setiap nama yang masuk atau keluar dari data ini berkaitan langsung dengan hak dasar masyarakat,” tegas Bupati.
Ia juga meminta koordinator dan pendamping PKH menjaga integritas dalam proses verifikasi, validasi, serta pendampingan program. Menurutnya, kepekaan sosial dan ketegasan dalam menegakkan aturan sangat diperlukan untuk memastikan data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat.
Bupati turut menyoroti kondisi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Donggala yang hingga tahun 2024 masih mencapai lebih dari 47 ribu jiwa. Angka tersebut, kata dia, menuntut kerja kolektif yang lebih serius dan terencana. Untuk itu, ia meminta Dinas Sosial dan Dinas PMD memperkuat pengawasan dan pemantauan berkelanjutan agar proses pemutakhiran data berjalan tertib, bersih, dan sesuai mekanisme.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap kegiatan sosialisasi dan bimtek DTSEN ini dapat memberikan pemahaman utuh kepada seluruh peserta, sehingga Donggala menjadi daerah yang benar-benar siap dalam implementasi data tunggal nasional serta mampu memastikan seluruh program bantuan sosial tepat sasaran.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Donggala selaku ketua panitia, Mika Seleng, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta terkait alur, ketentuan, dan mekanisme DTSEN. Dengan data yang lebih akurat, diharapkan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Donggala dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan.
Kegiatan ini melibatkan peserta dari unsur camat, kepala desa dan lurah, koordinator serta pendamping PKH, Kasi Pemerintahan Desa, Badan Perwakilan Desa, TKSK, operator SIKS-NG desa/kelurahan, serta perwakilan masyarakat. (KB/*)




