Kamis, 30 Juli 2026

Sekolah Nasional Terintegrasi Donggala Segera Dibangun, Pemkab Resmi Hibahkan Lahan

Sekolah Nasional Terintegrasi Donggala

TANGERANG, NETIZ – Pemerintah Kabupaten Donggala resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk percepatan pembangunan Donggala. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Elena Laruni di Hotel Episode, Tangerang, pada 30/07/2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang percepatan peningkatan mutu pendidikan .

Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi Donggala menjadi bagian penting dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan standar mutu pendidikan di wilayah Sulawesi Tengah. Melalui kolaborasi ini, anak-anak di daerah diharapkan mampu bersaing dengan standar pendidikan global. Penandatanganan hibah lahan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan daerah dalam menyukseskan program prioritas nasional di bidang pendidikan.

“Hari ini adalah tinta emas bagi Kabupaten Donggala dalam akselerasi peningkatan mutu pendidikan, sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak Donggala untuk menikmati fasilitas sekolah berstandar internasional yang dapat diakses secara gratis,” kata Vera Elena Laruni, Bupati Donggala.

Pemerintah Kabupaten Donggala kata Bupati Vera, telah menyiapkan total lahan seluas 20 hektare yang berlokasi di Dusun Lapaloang, . Dari total luas tersebut, sekitar 10 hektare dihibahkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memulai tahap awal pembangunan fisik. Konstruksi gedung Sekolah Nasional Terintegrasi Donggala sendiri dijadwalkan akan mulai dikerjakan pada akhir tahun 2026 mendatang.

Lanjut Bupati Vera, Fasilitas yang akan tersedia mencakup laboratorium, perpustakaan, hingga sarana olahraga yang semuanya bertaraf internasional. Selain itu, keunggulan Sekolah Nasional Terintegrasi Donggala terletak pada sistem rekrutmen tenaga pendidik yang dilakukan secara ketat di tingkat nasional. Kurikulum yang diterapkan nantinya akan berstandar internasional dengan penguatan pada kemampuan teknologi dan penguasaan bahasa asing.

“Meskipun pembangunan gedung permanen masih dalam proses, kegiatan belajar mengajar dipastikan tetap dimulai pada Tahun Ajaran 2026/2027. Pemerintah daerah telah menyiapkan Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mahvali di Kelurahan Gunung Bale sebagai lokasi transisi. Kebijakan ini diambil agar manfaat program Sekolah Nasional Terintegrasi Donggala dapat segera dirasakan oleh para siswa tanpa harus menunggu pembangunan fisik selesai sepenuhnya.” tutupnya. (KB/*)