Jumat, 26 Juni 2026

Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Tekankan Integritas Penilai, MAPPI Dinilai Berperan Strategis bagi Ekonomi Nasional

Wamen Ossy
Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan saat menghadiri halalbihalal MAPPI Idulfitri 1447 H di Jakarta, Rabu (08/04/26). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya integritas dan moralitas dalam menjalankan profesi penilai. Hal itu disampaikan saat menghadiri acara halalbihalal Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta, Rabu (08/04/26).

Wamen Ossy menyebut profesi penilai memiliki peran strategis karena setiap angka dan nilai yang ditetapkan dapat berdampak luas terhadap masyarakat, dunia usaha, hingga kebijakan pemerintah.

“Idulfitri mengingatkan kita bahwa ada fondasi yang harus dibangun, yaitu kejujuran hati dan kebersihan niat. Terlebih bagi profesi penilai, setiap nilai yang ditetapkan dan setiap angka yang ditulis akan membawa konsekuensi bagi banyak pihak,” ujar Ossy Dermawan.

Menurutnya, profesi penilai bukan hanya soal kemampuan intelektual, tetapi juga berkaitan erat dengan etika dan tanggung jawab moral. Karena itu, ia meminta seluruh penilai di Indonesia untuk selalu menghadirkan integritas dalam setiap keputusan yang diambil.

“Di sinilah pentingnya kami mengingatkan kepada kita semua untuk menghadirkan hati dalam setiap keputusan yang dibuat,” katanya.

Acara halalbihalal MAPPI yang mengusung tema “Menapaki Jejak Baru, Mengukir Berkah dalam Harmoni” tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, termasuk para anggota dan pengurus MAPPI.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional MAPPI, Budi Prasodjo, mengatakan profesi penilai kini semakin dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari asuransi, perbankan, kebijakan publik, hingga pembebasan lahan untuk proyek infrastruktur.

Menurut Budi, kontribusi profesi penilai sangat penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya pada proses pembebasan tanah bagi pembangunan infrastruktur nasional.

“Profesi penilai memiliki sumbangsih besar dalam membantu pemerintah menyusun kebijakan bagi masyarakat luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Budi.

Ia berharap MAPPI terus memperkuat peran dan profesionalitas anggotanya agar mampu menjawab tantangan di tengah meningkatnya kebutuhan penilaian aset, lahan, dan properti di Indonesia.

Dengan peran strategis tersebut, integritas profesi penilai dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik dan mendukung pembangunan nasional yang berkeadilan. (KB/*)