Jumat, 26 Juni 2026

Wagub Sulteng Reny Lamadjido Ajak Ayah Lebih Aktif Dampingi Anak demi Kesehatan Mental

Wagub Reny
Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, menyampaikan sambutan pada pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan peringatan HLUN ke-30 di Palu. FOTO: Biro Adpim Pemprov Sulteng

PALU,netiz.idWakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mengajak para ayah untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak guna memperkuat kesehatan mental dan membentuk generasi yang tangguh di masa depan.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digelar di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/06/26).

Dalam sambutannya, Wagub Reny menegaskan bahwa kehadiran dan keterlibatan seorang ayah dalam proses pengasuhan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan psikologis anak. Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Pendampingan seorang ayah sangat berdampak bagi perkembangan psikologis anak di masa depan. Karena itu, keterlibatan ayah dalam pengasuhan perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Ia berharap melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), semakin banyak ayah yang terlibat aktif dalam mendidik dan membimbing anak-anak mereka sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

“Inilah tugas kita bersama melalui GATI untuk memastikan anak-anak Sulawesi Tengah tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berkualitas,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 serta pembukaan kegiatan Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh melalui Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA).

Wagub Reny juga menyampaikan apresiasi kepada para lansia di Sulawesi Tengah yang tetap sehat, aktif, dan produktif di usia senja. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari berbagai program pemberdayaan yang terus dijalankan oleh BKKBN bersama pemerintah daerah.

Salah satu program yang dinilai memberikan manfaat besar bagi para lansia adalah Sekolah Lansia, yang menjadi wadah pembelajaran sekaligus pemberdayaan agar para lanjut usia tetap sehat, mandiri, dan berdaya di tengah masyarakat.

“Terima kasih kepada BKKBN dan Dinas P2KB atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga para lansia semakin sehat, mandiri, dan berkualitas,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai agenda, mulai dari senam lansia, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pelepasan balon, hingga ramah tamah yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan.

Pencanangan GATI dan peringatan HLUN diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang sehat, harmonis, serta mendukung tumbuh kembang anak dan kesejahteraan lansia di Sulawesi Tengah.