PASANGKAYU,netiz.id — Wakil Bupati Pasangkayu, Dr. Hj. Herny Agus, mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasangkayu Tahun 2027.
Hal tersebut disampaikan Herny Agus saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasangkayu Tahun 2027 yang digelar di Aula Hotel Trisakti Pasangkayu, Kamis (22/01/26).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Pasangkayu, serta para peserta yang terdiri atas perwakilan perusahaan, tokoh pemuda, dan unsur masyarakat.
Dalam sambutannya, Herny Agus menyampaikan bahwa tahun 2027 diperkirakan akan menjadi periode yang cukup menantang bagi pemerintah daerah, seiring dengan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk mulai menata ulang arah kebijakan pembangunan dengan lebih terarah dan terukur.
“Ke depan kita tidak bisa lagi mengandalkan dana transfer semata. Daerah harus mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa upaya peningkatan PAD dapat dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah, serta didukung dengan penerapan digitalisasi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah.
Selain itu, Herny Agus juga mengajak seluruh pihak, khususnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pasangkayu, untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui program CSR.
Menurutnya, pemanfaatan dana CSR perlu disinergikan dengan program prioritas pemerintah daerah agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta sangat penting. Program CSR perusahaan dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herny Agus juga menekankan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan sekadar daftar keinginan program.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat merumuskan program dan kegiatan yang benar-benar berdampak nyata, khususnya dalam penguatan sektor unggulan daerah seperti perkebunan dan perikanan, serta upaya penurunan kemiskinan ekstrem dan stunting.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Pasangkayu mengajak seluruh peserta forum untuk memberikan masukan dan saran konstruktif guna menyempurnakan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasangkayu Tahun 2027.
Forum konsultasi publik tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah sebelum dokumen RKPD ditetapkan secara resmi. (KB/*)






