Kamis, 14 Mei 2026

Syarifuddin Hafid Tegaskan Keselarasan Asta Cita Presiden dengan Visi 9 Berani Sulteng

Syarifuddin Hafid
Wakil Ketua II DPRD Sulteng, Syarifuddin Hafid, menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI di Kabupaten Morowali, Rabu (13/05/26). FOTO: Humas DPRD Sulteng

MOROWALI,netiz.id – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifuddin Hafid, menegaskan bahwa program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia memiliki keselarasan dengan visi pembangunan “9 Berani” yang diusung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kesamaan arah tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Pernyataan itu disampaikan Syarifuddin Hafid saat menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Gedung Serba Guna Matano, Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Rabu (13/05/26).

Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah konsolidasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengevaluasi sekaligus memperkuat implementasi program prioritas nasional di Sulawesi Tengah. Kegiatan itu juga menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung arah pembangunan yang terintegrasi antara pusat dan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Syarifuddin menilai program pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita memiliki titik temu dengan visi “9 Berani” yang saat ini menjadi arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Menurutnya, keselarasan itu perlu diterjemahkan ke dalam program yang konkret agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sangat selaras dengan program 9 Berani Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Keselarasan ini harus menjadi kekuatan bersama untuk menghadirkan pembangunan yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Syarifuddin Hafid.

Politisi Demokrat Sulteng itu menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah semata, tetapi juga memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang kuat antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait di Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadiran berbagai pihak diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (KB/*)