PALU,netiz.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan pembangunan ruas jalan Tonusu-Pendolo di Kabupaten Poso selesai pada akhir 2027. Proyek infrastruktur tersebut akan dikerjakan secara bertahap melalui skema multiyears dengan total anggaran mencapai Rp61 miliar.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Tengah, Faidul Keteng, mengatakan pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Barat, dengan Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Ruas jalan di pesisir Danau Poso itu dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Poso.
“Pembangunan ruas jalan Tonusu-Pendolo dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung seluruhnya pada akhir 2027,” kata Faidul Keteng saat jumpa pers di ruang pertemuan Bappeda Sulteng, Selasa (14/04/26).
Menurut dia, pada 2025 Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah awalnya mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar melalui APBD Perubahan. Namun, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, alokasi tersebut mengalami penyesuaian menjadi Rp7 miliar.
Akibat penyesuaian anggaran itu, kata dia, pengerjaan pada 2025 diprioritaskan di Desa Meko yang merupakan ibu kota Kecamatan Pamona Barat.
Sementara itu, untuk tahun anggaran 2026, proses tender proyek telah selesai dan saat ini memasuki tahap kontrak. Pekerjaan fisik dijadwalkan mulai pada 2 Mei 2026.
Pada tahap 2026, ruas jalan yang akan diperbaiki meliputi lanjutan Owini, Meko, Salukaia hingga Toinasa. Pemerintah berharap pembangunan jalan tersebut dapat mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Pamona Barat dan Pamona Selatan. (KB)





