PALU,netiz.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Selasa (16/06/26), menyebabkan kerusakan pada Gedung Auditorium Universitas Tadulako (Untad), Selasa. Kepanikan sempat terjadi saat guncangan kuat dirasakan oleh mahasiswa dan tamu yang berada di dalam gedung.
Berdasarkan video amatir yang beredar di media sosial, sejumlah mahasiswa dan tamu tampak berhamburan keluar auditorium untuk menyelamatkan diri ketika gempa terjadi. Guncangan yang berlangsung beberapa detik membuat suasana di lokasi menjadi mencekam.
Hasil pemantauan awal menunjukkan adanya kerusakan pada beberapa bagian bangunan auditorium. Plafon gedung dilaporkan rusak dan sebagian material berjatuhan akibat kuatnya getaran gempa yang mengguncang wilayah tersebut.
Tim SAR Palu bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap kondisi bangunan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan keamanan gedung sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang belum terdata.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muhammad Rizal, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan di sejumlah lokasi yang terdampak gempa.
“Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan pada lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan akibat gempa. Tim juga terus melakukan pencarian dan memastikan ada atau tidaknya korban dalam peristiwa ini,” ujar Rizal.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga pukul 12.00 Wita telah terjadi 13 kali gempa susulan setelah gempa utama mengguncang wilayah Sulawesi Tengah.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun tidak lengah terhadap potensi gempa susulan. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.





