Sabtu, 2 Mei 2026

Wabup Pasangkayu Cek Langsung Dapur MBG, Pastikan Makanan Siswa Bergizi dan Layak Konsumsi

Wabup Herny
Wakil Bupati Pasangkayu, Dr. Hj. Herny Agus, bersama jajaran pemerintah daerah dan pihak terkait berfoto bersama saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pasangkayu. FOTO: istimewa

PASANGKAYU,netiz.idWakil Bupati Pasangkayu, Dr. Hj. Herny Agus, turun langsung meninjau sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di wilayah Kota Pasangkayu, Selasa (27/01/26).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung guna memastikan makanan yang disajikan kepada para siswa benar-benar layak konsumsi, bergizi, serta memenuhi standar nasional.

Dalam peninjauan itu, Wakil Bupati Pasangkayu mengunjungi beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di antaranya SPPG Yayasan Mitra Wahid di Jalan Sultan Hasanuddin, SPPG Polres Pasangkayu di Jalan Fatmawati, SPPG Yayasan Syam Cahaya Mandar di Jalan Diponegoro, serta SPPG Fuaz Mitra Sejahtera Yayasan Wakaf As’adiyah Wonomulyo di Jalan Tanjung, Kecamatan Pasangkayu.

Di setiap lokasi, Hj. Herny Agus melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap operasional dapur MBG. Ia mengamati langsung proses kerja dapur, mulai dari kesiapan bahan makanan, proses memasak, pengemasan, hingga mekanisme pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Selain memastikan kualitas makanan, Wakil Bupati Pasangkayu juga memberi perhatian pada pengelolaan limbah dapur. Hal ini dilakukan untuk memastikan operasional dapur MBG tetap memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Menurut Hj. Herny Agus, keberadaan dapur MBG memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak. Oleh karena itu, seluruh proses pengelolaan harus berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Dapur MBG ini menyangkut masa depan anak-anak kita. Karena itu, kualitas makanan, kebersihan dapur, hingga sistem pengelolaan limbah harus benar-benar diperhatikan dan sesuai SOP,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada kompromi terkait mutu dan nilai gizi makanan yang diberikan kepada para siswa. Program MBG, kata dia, bukan sekadar pembagian makanan, tetapi merupakan upaya konkret pemerintah dalam menjamin pemenuhan gizi anak secara berkelanjutan.

“Saya berharap melalui program Makan Bergizi Gratis ini, kebutuhan gizi seluruh siswa di Kabupaten Pasangkayu dapat terpenuhi dengan baik dan maksimal sesuai standar nasional,” ujarnya.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berharap pelaksanaan Program MBG di seluruh dapur yang ada, khususnya di wilayah Kota Pasangkayu, dapat berjalan optimal, aman, dan tepat sasaran, sehingga benar-benar memberikan dampak positif bagi kesehatan serta kualitas pendidikan anak-anak. (KB/*)