Rabu, 22 April 2026

Sekda Pasangkayu Hadiri Rapat TPID Sulbar, Bahas Pengendalian Inflasi Jelang Idul Fitri 2026

Sekda Pasangkayu
Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu menyampaikan pandangan dalam rapat Kolaborasi dan Sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Barat yang membahas langkah pengendalian inflasi serta stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri 2026. FOTO: Prokopim Setda Pasangkayu

PASANGKAYU,netiz.idSekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu, Muh. Zain Machmoed, menghadiri rapat Kolaborasi dan Sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Barat yang digelar dalam rangka menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan pemerintah kabupaten se-Sulawesi Barat untuk memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi, khususnya dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Idul Fitri.

Dalam kegiatan itu, Sekda Pasangkayu didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bapperida, Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Bagian Perekonomian, serta Kepala Bagian Protokol.

Rapat tersebut juga dihadiri Gubernur Sulawesi Barat bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat serta unsur terkait lainnya. Dalam pertemuan itu, para peserta membahas sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok, memastikan kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan pengawasan di lapangan.

Sekretaris Daerah Pasangkayu, Muh. Zain Machmoed, mengatakan melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan TPID, diharapkan upaya pengendalian inflasi dapat berjalan efektif sehingga stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang hingga saat Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat pada Selasa (10/03/26).

“Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia serta menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.” Ucapnya. (KB/*)