Selasa, 5 Mei 2026

Penurunan Emisi Sulteng Belum Capai Target, Sekprov Dorong Strategi Akseleratif

Sekprov Novalina
Sekprov Sulteng Novalina menyampaikan sambutan pada konsultasi publik Dokumen RAD GRK Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Senin (06/04/26). FOTO: Biro Adpim Pemprov Sulteng

PALU,netiz.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat capaian penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 24,93 persen pada 2024. Namun, angka tersebut masih berada di bawah target penurunan emisi sebesar 27,3 persen.

Kondisi itu menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat strategi pembangunan rendah karbon melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD GRK).

Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Novalina, mengatakan bahwa capaian yang belum memenuhi target bukan menjadi alasan untuk pesimistis.

“Ini bukan alasan untuk berkecil hati, melainkan undangan untuk bekerja lebih keras dan lebih bersinergi,” tegas Novalina saat membuka konsultasi publik Dokumen RAD GRK di Hotel Swiss-Belhotel, Senin (06/04/26).

Ia menjelaskan, perubahan iklim telah menjadi tantangan global yang membutuhkan respons cepat dari pemerintah daerah melalui kebijakan pembangunan rendah karbon yang terarah dan berkelanjutan.

Menurut Novalina, RAD GRK nantinya akan menjadi panduan operasional bagi seluruh sektor dalam menjalankan program penurunan emisi.

Beberapa sektor yang menjadi fokus di antaranya energi, kehutanan dan lahan, pertanian, industri, pengelolaan limbah, serta ekosistem karbon biru.

Tak hanya itu, RAD GRK juga akan menjadi acuan penting dalam memanfaatkan dukungan pendanaan insentif karbon dari skema Result Based Payment REDD+.

“Kepercayaan mitra pembangunan internasional kepada kita sangat bergantung pada kualitas dokumen dan konsistensi implementasi yang diterapkan,” ujarnya.

Konsultasi publik Dokumen RAD GRK diikuti sekitar 60 peserta dari unsur pemerintah, akademisi, lembaga kemitraan, dan masyarakat sipil sebagai bagian dari upaya menyempurnakan dokumen penurunan emisi di Sulawesi Tengah. (KB/*)