Sabtu, 2 Mei 2026

Menteri Nusron Wahid Hadiri Haul Guru Tua di Palu, Ribuan Jemaah Padati Alkhairaat

Menteri Nusron Wahid
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyampaikan sambutan pada peringatan Haul Guru Tua di kawasan Alkhairaat, Palu. FOTO: istimewa

PALU,netiz.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, menghadiri langsung peringatan Haul Guru Tua, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, yang dipadati ribuan jemaah di kawasan Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, Rabu (01/04/26).

Kehadiran Nusron Wahid menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut, sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap peran besar Alkhairaat dalam pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan dakwah di Indonesia.

Sejak pagi hari, ribuan jemaah dari berbagai daerah telah memadati lokasi kegiatan. Mereka datang untuk mengikuti rangkaian haul yang berlangsung khidmat, sebagai bentuk kecintaan terhadap Guru Tua yang dikenal sebagai ulama besar dan pendiri Alkhairaat.

Selain Nusron Wahid, hadir pula Ketua Utama Alkhairaat, Alwi bin Sagaf bin Muhammad Aljufri, serta Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Kehadiran para tokoh nasional ini semakin menegaskan besarnya pengaruh Guru Tua yang melampaui batas wilayah dan generasi.

Tak hanya itu, sejumlah pejabat penting lainnya juga tampak hadir, seperti Ketua KPU RI, Ketua Bawaslu RI, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah, hingga kepala daerah dari berbagai provinsi. Unsur Forkopimda, tokoh agama, dan pimpinan organisasi masyarakat turut memenuhi kawasan Alkhairaat.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh yang hadir disatukan oleh rasa cinta kepada Guru Tua.

“Kalau bukan karena cinta kepada Guru Tua, tidak mungkin kita semua berkumpul di tempat ini,” ujarnya di hadapan ribuan jemaah.

Ia juga menyebut bahwa meski banyak jemaah tidak pernah bertemu langsung dengan Guru Tua, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan tetap hidup dan menjadi inspirasi hingga saat ini.

Momentum haul ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penguatan komitmen bagi seluruh Abnaulkhairaat untuk terus melanjutkan perjuangan di bidang pendidikan dan dakwah. Kehadiran Menteri Nusron Wahid di tengah ribuan jemaah menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap warisan besar Guru Tua bagi generasi mendatang. (KB/*)