Kamis, 14 Mei 2026

Anwar Hafid Tegaskan Demokrat Harus Hadir dengan Kerja Nyata untuk Rakyat Sulteng

Anwar Hafid
Anwar Hafid menyampaikan pidato politik saat Musda V Partai Demokrat Sulawesi Tengah di Palu, Minggu (10/05/26). FOTO: Humas Demokrat Sulteng

PALU,netiz.id – Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah yang juga Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa Partai Demokrat harus hadir di tengah masyarakat melalui kerja nyata dan program yang benar-benar dirasakan rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat memberikan pidato politik pada Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Tengah yang digelar di Grand The Sya Palu, Minggu (10/05/26). Kegiatan itu berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum konsolidasi besar Partai Demokrat menghadapi Pemilu 2029.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan bahwa kemenangan politik tidak cukup hanya diraih melalui slogan dan janji semata. Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan bukti nyata kehadiran pemerintah dan partai politik dalam membantu kehidupan mereka sehari-hari.

“Rakyat tidak butuh banyak janji. Mereka butuh bukti bahwa pemerintah hadir ketika mereka sakit, ketika anak-anak mereka ingin sekolah, dan ketika hidup mereka susah,” ujar Anwar Hafid.

Ia juga meminta seluruh kader Demokrat di Sulawesi Tengah untuk terus menjaga soliditas partai dan aktif menyampaikan berbagai program pemerintah yang pro rakyat hingga ke pelosok desa.

Menurut Anwar, Demokrat harus tampil sebagai partai modern yang bekerja dengan pendekatan berbasis data dan digitalisasi. Seluruh struktur partai, kata dia, perlu membangun sistem data kepengurusan dan keanggotaan yang terintegrasi agar kekuatan politik partai dapat dipetakan secara akurat.

“Ke depan kita tidak bisa lagi bekerja tanpa data. Semua harus terdigitalisasi. Politik modern membutuhkan data yang kuat dan kerja yang terukur,” tegasnya.

Selain bicara konsolidasi partai, Anwar Hafid juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, seperti program “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat”.

Melalui program Berani Cerdas, Pemprov Sulteng memberikan bantuan beasiswa kepada sekitar 23 ribu mahasiswa setiap tahun. Sementara program Berani Sehat memungkinkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP, termasuk warga yang kepesertaan BPJS-nya sempat nonaktif.

Anwar Hafid optimistis, kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat akan menjadi kekuatan utama Demokrat untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

“Jangan biarkan perjuangan ini berjalan sendiri. Demokrat harus hadir di tengah rakyat dengan kerja nyata,” tandasnya. (KB/*)