Sabtu, 2 Mei 2026

Wamen Ossy Dermawan Apresiasi Kinerja BPN Bali, Dorong Peningkatan Kualitas Data Pertanahan

Wamen Ossy Dermawan
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, memberikan arahan saat sharing session bersama jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali di Denpasar, Senin (09/03/26). FOTO: istimewa

BALI,netiz.id — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, mengapresiasi kinerja jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Bali yang dinilai berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam pelayanan pertanahan.

Apresiasi tersebut disampaikan Ossy Dermawan saat mengikuti sharing session bersama seluruh jajaran Kanwil BPN Provinsi Bali, Senin (09/03/26). Meski demikian, ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam pengelolaan dan akurasi data pertanahan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran. Bali ini sangat kritis dalam pengelolaan data pertanahan sehingga prestasi-prestasi yang sudah dicapai menjadi sesuatu yang membanggakan dan perlu terus dilanjutkan. Ke depannya adalah bagaimana kita meningkatkan kualitas dari data pertanahan yang ada di Bali,” ujar Ossy Dermawan.

Saat ini, lebih dari 80 persen bidang tanah di Provinsi Bali telah bersertipikat. Capaian tersebut juga didukung dengan kelengkapan data pertanahan yang di beberapa wilayah bahkan sudah mendekati 100 persen.

Selain itu, Kanwil BPN Provinsi Bali juga meraih Predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB) Tahun 2026. Predikat serupa juga diperoleh oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bangli dan Kabupaten Klungkung.

Sementara itu, Kantor Pertanahan Kota Denpasar berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Predikat WBBM merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada unit kerja instansi pemerintah yang dinilai berhasil menerapkan reformasi birokrasi, mencegah praktik korupsi, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan transparan.

Adapun WTAB merupakan penghargaan dari Kementerian ATR/BPN kepada satuan kerja yang dinilai berhasil menerapkan tata kelola administrasi yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi. Penghargaan ini juga menjadi langkah awal untuk mendorong satuan kerja meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) hingga WBBM.

Dengan pengelolaan data pertanahan yang semakin baik, Ossy Dermawan berharap pelayanan pertanahan di Provinsi Bali dapat berjalan lebih cepat, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Yang pasti harus kita ketahui bersama bahwa sudah tidak zamannya lagi sekarang mengurus berkas terlalu lama. Kita harus mencari cara perbaikan supaya pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan secara cepat,” tegasnya di hadapan seluruh Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Bali.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali, Eko Priyanggodo, mengatakan penghargaan yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh unit kerja di Bali untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga integritas pelayanan.

“Kita ini pada dasarnya adalah pelayan masyarakat. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana menghadirkan pelayanan yang baik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” pungkas Eko Priyanggodo. (KB/*)