Minggu, 3 Mei 2026

Disdikpora Donggala Fokus Benahi Rapor Pendidikan, Digitalisasi Sekolah hingga Insentif Guru Terpencil

Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi
Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi. FOTO: BIM

DONGGALA,netiz.id — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala mulai menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan rapor pendidikan Donggala, termasuk digitalisasi sekolah, pemerataan guru, hingga insentif bagi tenaga pendidik di wilayah terpencil.

Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, mengatakan pembenahan pendidikan menjadi prioritas utama sejak awal masa jabatannya.

Ia menyebutkan rapor pendidikan Donggala saat ini masih berada di posisi ke-19 secara nasional sehingga membutuhkan langkah strategis yang terukur.

“Kita harus melihat di mana kelemahan sistem pendidikan kita. Dari situ kita siapkan program yang benar-benar berdampak,” kata Ansyar, Selasa (03/02/26).

Salah satu fokus utama Disdikpora Donggala adalah pemerataan tenaga pendidik melalui program redistribusi dan relokasi guru antarwilayah.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan distribusi guru lebih proporsional di setiap sekolah.

Selain itu, Disdikpora Donggala juga mendorong digitalisasi pendidikan, terutama dengan menyediakan akses internet di wilayah terpencil dan pegunungan.

Menurut Ansyar, akses internet sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta membuka peluang bagi siswa di daerah terpencil untuk memperoleh akses pendidikan yang setara.

“Kita ingin pemerataan pendidikan benar-benar dirasakan sampai ke daerah pegunungan dan wilayah terpencil,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap guru di daerah sulit dijangkau, Disdikpora Donggala juga akan mengkaji pemberian insentif khusus bagi guru terpencil.

Dalam jangka menengah, Disdikpora Donggala juga menyiapkan pengembangan sekolah unggulan melalui revitalisasi sekolah yang sudah ada serta membuka peluang kerja sama dengan sekolah unggulan nasional bagi siswa berprestasi.

Meski menghadapi berbagai tantangan di awal masa jabatan, Ansyar menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pendidikan di Kabupaten Donggala.

“Kita harus berani keluar dari zona nyaman untuk memperbaiki pendidikan Donggala,” pungkasnya. (KB/*)