Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Nov 2025

Warga Karaupa Curhat ke Waket II DPRD Sulteng: Lahan Belum Dibayar hingga Harga LPG Melonjak


					Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, menyampaikan penjelasan kepada warga saat menggelar reses di Desa Karaupa, Kabupaten Morowali, Senin (17/11/25). FOTO: istimewa Perbesar

Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, menyampaikan penjelasan kepada warga saat menggelar reses di Desa Karaupa, Kabupaten Morowali, Senin (17/11/25). FOTO: istimewa

,netiz.id Desa Karaupa, Kecamatan Bumi Raya, menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi kepada Wakil Ketua Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, saat pelaksanaan pada Senin (17/11/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, memanfaatkan momen untuk menyuarakan keluhan yang selama ini belum mendapat perhatian memadai dari pemerintah.

Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah pembebasan lahan seluas 10 hektare milik 21 warga yang hingga kini belum dibayarkan. Masalah yang berlarut-larut ini membuat masyarakat mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menuntaskan persoalan di wilayah mereka.

Selain isu lahan, warga juga mengeluhkan belum optimalnya pemasaran produk PKK, sehingga mereka berharap adanya dukungan peralatan penunjang seperti alat sauna dan perangkat pengeras suara untuk memperkuat kegiatan di desa.

Masalah pembebasan lahan bandara turut mencuat dalam dialog tersebut. Warga meminta kejelasan terkait proses ganti rugi agar pembangunan tidak merugikan masyarakat. Mereka juga mengusulkan lapangan sepak bola dan pembangunan pagar sebagai bagian dari kebutuhan infrastruktur desa.

Tak hanya itu, masyarakat Desa Karaupa juga berharap dukungan pembangunan dan perbaikan fasilitas rumah ibadah, termasuk penyediaan tempat wudhu dan perbaikan teras . Mereka turut meminta seragam batik untuk pengurus masjid sebagai bentuk penguatan kegiatan keagamaan.

Keluhan terkait tingginya harga LPG 3 kilogram dalam beberapa bulan terakhir juga menjadi perhatian warga. Mereka berharap pemerintah provinsi mengambil langkah untuk menstabilkan harga agar beban masyarakat tidak semakin berat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD , Syarifudin Hafid, menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dibawa ke pembahasan provinsi. Ia berkomitmen memperjuangkan kepentingan warga Karaupa dan memastikan persoalan yang berlarut-larut dapat segera menemukan jalan keluar.

“Masyarakat tidak boleh dibiarkan menghadapi persoalan ini sendirian. Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal,” tegas Syarifudin.

Politisi Demokrat Sulteng itu berharap sinergi pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang menghambat pembangunan di Karaupa. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala

DPRD Sulteng Ikut Pererat Kebersamaan Forkopimda di Jamuan Kodaeral VI

13 Januari 2026 - 06:24

DPRD SULTENG

Komisi III DPRD Sulteng Tekankan Keadilan DBH bagi Daerah Penghasil Nikel

13 Januari 2026 - 06:13

DPRD SULTENG
Trending di Daerah