Senin, 4 Mei 2026
Daerah  

Sulawesi Tengah Siap Jadi Pelopor Ekspor Durian Langsung ke Cina

Nelson Metubun
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, Nelson Metubun. //FOTO:GINDA

PALU,netiz.id – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, Nelson Metubun, menjelaskan bahwa baru-baru ini Menko Maritim dan Investasi menyampaikan bahwa Indonesia dapat mengekspor langsung durian ke Cina. Ia juga meyakini bahwa Provinsi Sulawesi Tengah akan menjadi provinsi pertama yang mengekspor durian langsung ke Cina.

Saat ditemui wartawan netiz.id, Nelson mengungkapkan bahwa jenis durian yang memiliki nilai dagang tinggi adalah durian Montong dan Musang King. Ia juga yakin bahwa kualitas durian akan lebih baik jika dikirim langsung ke Cina, karena Sulawesi Tengah memiliki Pelabuhan Pantoloan yang memungkinkan pengiriman durian hanya memerlukan waktu 9 hari, dibandingkan dengan proses ekspor yang lebih lama.

“Ada dua jenis durian yang sangat diminati pasar Cina saat ini, yaitu durian Montong dan Musang King. Mudah-mudahan kedua jenis durian ini, berdasarkan identifikasi teman-teman tani di lapangan, dapat memuaskan konsumen,” ungkapnya pada Rabu (14/08/24).

Nelson juga menjelaskan bahwa tingkat harga penjualan durian di Sulawesi Tengah dan di Cina berbeda. Saat ini, harga pasaran durian di Sulawesi Tengah adalah Rp35.000 per kilogram. Namun, setelah sampai di Cina, harga durian bisa mencapai Rp135.000 hingga Rp150.000 per kilogram.

Dengan adanya pelabuhan, proses ekspor durian tidak lagi memakan waktu hingga 42 hari. “Kesenjangan harga ini bisa kita kurangi jika kita ekspor langsung. Sekarang, ekspor dari Indonesia ke Cina memerlukan waktu 42 hari, tetapi jika kita ekspor langsung dari Pantoloan ke Cina, waktu tempuh bisa dipangkas menjadi 9 hari,” ujarnya.

Nelson percaya bahwa kualitas produk durian akan meningkat jika kualitasnya baik, maka harga juga akan lebih tinggi. Hal ini dapat mendorong semangat masyarakat dan meningkatkan ekonomi para petani di Sulawesi Tengah. (Dg)