BOGOR, NETIZ – Striker naturalisasi Vietnam Nguyễn Xuân Son menjadi pembuat malapetaka bagi Timnas Indonesia. Xuân Son mencetak gol ketiga saat Vietnam menang 3-0 atas Indonesia pada laga Piala AFF 2026, Senin 3 Agustus 2026, di Stadion Pakansari, Bogor. Gol Nguyễn Xuân Son pada menit ke-71 itu memastikan Indonesia terpuruk ke posisi tiga klasemen Grup A.
Pertandingan antara Indonesia dan Vietnam berlangsung di hadapan penonton yang ramai. Nguyễn Xuân Son masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-63 dan hanya membutuhkan waktu 8 menit untuk mencetak gol. Dengan penguasaan bola 45 persen, Vietnam mampu mengalahkan Indonesia yang menguasai 55 persen bola. Kepelikan penggawa bola Timnas Indonesia membuat pertahanan Vietnam kewalahan, namun efektivitas Nguyễn Xuân Son dan rekan-rekannya menghasilkan 6 tembakan tepat sasaran dibanding Indonesia hanya 3 kali.
Sebelum Nguyễn Xuân Son membuktikan kualitasnya, Vietnam sudah memimpin melalui dua gol dari Nguyen Van Vi (menit ke-6) dan Nguyen Hai Long (menit ke-15). Gol-gol tersebut membuat Indonesia kesulitan untuk bangkit di babak pertama. Pelatih Timnas Indonesia John Herdam mengakui kelemahan timnya dalam memanfaatkan peluang dan pertahanan yang rapuh.
“Kami memberikan gol yang terlalu mudah. Vietnam sangat efektif memanfaatkan setiap peluang,” kata John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia, pasca-laga.
Setelah pertandingan tersebut, Nguyễn Xuân Son yang merupakan naturalisasi dari Brasil dengan nama asli Rafaelson Bezerra Fernandes mengungkapkan pernyataannya. Pemain berusia 27 tahun yang bermain untuk Becamex Binh Duong di V.League 1 ini fokus membantu timnya untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
“Saya hanya fokus membantu tim. Gol ini penting untuk memastikan Vietnam lolos ke semifinal,” ujar Nguyễn Xuân Son, pasca-laga, melalui pernyataan media Vietnam.
Dalam klasemen sementara Grup A, Vietnam kini berada di puncak dengan 7 poin dan selisih gol 10-0. Singapura menempati posisi kedua dengan 7 poin namun selisih gol hanya 4-1. Indonesia turun ke posisi ketiga dengan 6 poin dan selisih gol 8-4. Regulasi Piala AFF 2026 menetapkan hanya dua tim teratas dari setiap grup yang lolos ke semifinal.
Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho mengakui bahwa gol cepat Vietnam dan gol ketiga dari Nguyễn Xuân Son membuat timnya kehilangan momentum sejak awal pertandingan. Indonesia kini harus berjuang di laga terakhir grup melawan Singapura pada 7 Agustus 2026 untuk memastikan kelolosannya.
“Gol cepat dan gol ketiga dari Son membuat kami kehilangan momentum. Kami harus bangkit melawan Singapura,” kata Rizky Ridho, Kapten Timnas Indonesia.
Kekalahan 0-3 menjadi pukulan terberat bagi Timnas Indonesia di era pelatih John Herdman. Penjaga gawang Nadeo Argawinata kembali mengalami kebobolan dari Liên Đoàn Bóng Đá Việt Nam, memperpanjang rekor buruknya melawan Vietnam. Duel melawan Singapura akan menjadi pertandingan hidup-mati yang menentukan nasib Garuda di Piala AFF 2026. (KB/*)





