Rabu, 5 Agustus 2026

Pemprov Sulteng Fokuskan Perubahan APBD 2026 untuk Pendidikan & Kesehatan

APBD 2026 Sulawesi Tengah
Wagub Sulteng, Reny Lamadjido saat menghadiri Paripurna DPRD Sulteng. FOTO: netiz.id

PALU, NETIZ (Sulteng) memastikan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 akan difokuskan pada penguatan pelayanan publik, terutama melalui Program Berani Cerdas dan di sektor pendidikan dan kesehatan. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido dalam Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Selasa (04/08).

Reny menjelaskan bahwa penyusunan perubahan APBD 2026 Sulawesi Tengah dilakukan berdasarkan hasil evaluasi Program Sembilan Berani. Tujuannya agar alokasi anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

‘Penyusunan dan pelaksanaan perubahan APBD hanya dapat berjalan dengan baik melalui kolaborasi yang kuat antara dan DPRD. Karena itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang semakin maju dan sejahtera’, kata Reny A. Lamadjido, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam dokumen tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan naik Rp58,93 miliar menjadi Rp4,886 triliun. Sementara belanja daerah disesuaikan menjadi Rp4,909 triliun, turun Rp21,25 miliar dari target awal. Defisit anggaran Rp22, miliar akan ditutup melalui SiLPA tahun sebelumnya.

Ekonomi Sulteng menunjukkan pertumbuhan positif 8,32% pada Triwulan I 2026, tertinggi secara nasional. Pertumbuhan ini didorong industri pengolahan berbasis hilirisasi yang memperkuat investasi dan ekspor.

Pemprov berharap sinergi dengan DPRD dapat mempercepat program prioritas, sehingga manfaat pembangunan merata ke seluruh wilayah Sulawesi Tengah melalui APBD 2026 yang lebih fokus ini. (KB/*)