JAKARTA, NETIZ – McDonald’s mencatatkan penjualan global USD 37 miliar (Rp601 triliun) pada kuartal II 2026, tumbuh 5% secara tahunan. Di Indonesia, perusahaan membuka tiga gerai baru di Puncak, Depok, dan Baubau, serta membagikan 135.000 porsi sarapan gratis lewat program National Breakfast Day.
Perusahaan yang berkantor pusat di Chicago ini melaporkan peningkatan pendapatan konsolidasi sebesar 4% dan laba operasional naik 3%. EPS tercatat USD 3,32 atau naik 6%, didorong oleh pertumbuhan di semua segmen pasar.
“McDonald’s delivered positive comparable sales growth across every segment dan kami siap memasuki era pertumbuhan jangka panjang berikutnya,” kata Chris Kempczinski, CEO McDonald’s Corporation.
Di Indonesia, ekspansi dilakukan McDonald’s Indonesia dengan membuka gerai di tiga lokasi strategis. “Rencana pembukaan itu pasti selalu ada. Tahun ini saja kita sudah membuka tiga gerai, di Puncak, Depok, dan yang terbaru di Baubau,” jelas Meta Rostiawati, Associate Director of Communications.
Program National Breakfast Day telah berjalan 14 tahun dengan total 135.000 porsi sarapan gratis dibagikan di 259 restoran. “Selama empat belas tahun kami percaya bahwa membangun kebiasaan sarapan tidak cukup hanya melalui edukasi, tetapi juga melalui pengalaman yang menyenangkan,” ungkap Caroline Kurniadjaja dari tim marketing.
Imam Gazali, Quality Assurance Manager, menekankan tiga pilar utama operasional: “Di industri restoran cepat saji, key-nya adalah quality, service, dan cleanliness. Quality melalui kualitas produk, service harus cepat, dan cleanliness harus terjaga.”
Dengan 220 juta pengguna aktif program loyalitas dalam 90 hari terakhir, McDonald’s terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri QSR global. Perusahaan fokus pada standar QSC (Quality, Service, Cleanliness) sebagai pembeda utama di tengah persaingan ketat. (KB/*)





