KARAWANG,netiz.id — Transformasi digital yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui aplikasi Sentuh Tanahku kian dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Aplikasi ini dinilai mampu menghadirkan layanan pertanahan yang lebih mudah, cepat, dan transparan.
Salah satu pemohon di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Ana Dahliana (57), mengaku terbantu dengan kehadiran Sentuh Tanahku dalam mengurus administrasi pertanahan. Melalui aplikasi tersebut, ia dapat mengetahui jadwal kedatangan serta memantau progres berkas tanpa harus bolak-balik ke kantor pertanahan.
“Dengan Sentuh Tanahku, kita sudah tahu kapan harus datang, jadi tidak perlu antre lama. Kita juga bisa cek berkas sudah sampai di mana, cukup lihat nomor pendaftaran dan nomor berkasnya,” ujar Ana saat ditemui di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang.
Saat mengurus peralihan sertipikat tanah dari analog ke Sertipikat Elektronik, Ana memanfaatkan fitur Antrian Online yang tersedia di aplikasi tersebut. Melalui fitur ini, ia langsung memperoleh kepastian waktu pelayanan. Menurutnya, sistem antrean digital jauh lebih praktis dibandingkan cara manual.
“Menurut saya aplikasinya mudah digunakan. Alhamdulillah, lebih simpel dan tidak ribet seperti dulu,” katanya.
Ana juga mengapresiasi peningkatan kualitas pelayanan pertanahan yang dirasakannya. Ia menilai proses layanan kini lebih cepat dengan tampilan peta digital yang semakin terperinci. “Prosesnya lebih cepat. Saya baru input data, kurang lebih sekitar satu bulan sudah masuk tahap pendaftaran,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ana mengajak masyarakat, termasuk kalangan lanjut usia, untuk tidak ragu memanfaatkan layanan digital yang disediakan pemerintah. Ia menilai digitalisasi justru membantu masyarakat memperoleh kepastian dan kemudahan layanan.
“Sekarang semuanya sudah digital. Orang tua juga jangan takut belajar, karena justru memudahkan kita,” tuturnya.
Selain fitur Antrian Online, aplikasi Sentuh Tanahku juga menyediakan berbagai fitur lain yang dapat dimanfaatkan masyarakat, seperti fitur Cari Berkas untuk memantau tahapan proses layanan secara real time, fitur Cari Bidang untuk mengetahui letak dan status bidang tanah melalui peta digital, serta fitur Informasi Layanan Pertanahan dan Layanan Mitra Kerja.
Melalui inovasi digital ini, ATR/BPN berharap layanan pertanahan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan akuntabel. (KB/*)





