Menu

Mode Gelap

Nasional · 16 Nov 2025

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Pelayanan Humanis: “Tegas dalam Prinsip, Luwes dalam Melayani”


					Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid memberikan pengarahan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Selatan dalam kegiatan pembinaan di Makassar, Kamis (13/11/25). FOTO: istimewa Perbesar

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid memberikan pengarahan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Selatan dalam kegiatan pembinaan di Makassar, Kamis (13/11/25). FOTO: istimewa

,netiz.idMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/), , menegaskan pentingnya paradigma pertanahan saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi , Kamis (13/11/25). Ia menuturkan bahwa yang efektif harus mengedepankan ketegasan dalam prinsip, namun tetap memberikan ruang keluwesan demi membantu .

“Kita harus tegas dalam prinsip, tapi luwes dalam pelayanan. Prinsipnya semua bisa dilayani, tapi jalannya jangan kaku hanya karena SOP,” tegas Nusron di hadapan seluruh Kanwil BPN .

Menteri Nusron menilai, pelayanan pertanahan tidak bisa hanya dijalankan dengan pendekatan administratif. Faktor empati dan pemahaman kondisi masyarakat harus menjadi bagian penting dalam setiap proses pelayanan.

“Layani masyarakat dengan hati. Jangan langsung menolak atau mempersulit. Kalau ada kekurangan, bimbing dan jelaskan. Rakyat itu macam-macam, ada yang paham dan ada yang tidak paham prosesnya. Karena itu, kita harus melayani dari hati ke hati,” ujarnya.

Ia menambahkan, kreativitas dalam mencari solusi dan keberanian membuat terobosan tetap diperlukan selama berada dalam koridor aturan. Namun, ia mengingatkan pentingnya setiap keputusan dilandasi manajemen risiko yang matang.

“Kita tidak boleh mengambil keputusan tanpa tahu risikonya. Sebelum bertindak, hitung dulu risiko hukumnya. Kalau tidak aman, jangan dipaksakan,” jelasnya.

Di hadapan jajarannya, Nusron menekankan bahwa integritas, profesionalisme, dan empati merupakan tiga nilai utama yang harus menjadi fondasi pelayanan pertanahan. Ia meminta seluruh pegawai untuk tidak menghindari persoalan, melainkan mencari solusi terbaik bersama masyarakat.

“Kalau tidak bisa menyelesaikan persoalan dengan cepat, jangan malah lari. Hadapi dengan tenang, dengarkan masyarakat, dan cari solusi. Itu baru namanya melayani dengan hati,” pungkasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Terima Kunjungan Pejabat Pertanahan Malaysia, Bahas Transformasi Digital dan Sertipikat Elektronik

7 Desember 2025 - 08:29

ATR BPN RI

Menteri ATR/BPN Ingatkan Pengembang Jangan Bangun Perumahan di Lahan Sawah

7 Desember 2025 - 07:56

Nusron Wahid

Wamen ATR Tutup Rakor Mafia Tanah 2025: 90 Kasus Terselesaikan, Rp23,37 Triliun Aset Negara Diselamatkan

6 Desember 2025 - 09:49

ATR BPN RI

Komisi II DPR RI Dorong Transparansi dan Teknologi untuk Percepat Pemberantasan Mafia Tanah

6 Desember 2025 - 09:16

ATR BPN RI

Asep N. Mulyana Ingatkan: Banyaknya Orang Ditahan Bukan Lagi Ukuran Keberhasilan Penegakan Hukum

6 Desember 2025 - 09:01

Nusron Wahid

Kampung yang Bangkit dari Rob: Konsolidasi Tanah Ubah Wajah Karangsari

5 Desember 2025 - 16:38

Warga Kendal
Trending di Nasional