Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Jun 2025

Kundapil di Unismuh Palu, Bunda Wiwik Ajak Mahasiswa Pahami Politik sebagai Jalan Kebaikan


					Saat Kundapil Anggota DPRD Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah yang  digelar di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Kamis (12/06/25).  FOTO: netiz.id Perbesar

Saat Kundapil Anggota DPRD Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah yang digelar di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Kamis (12/06/25). FOTO: netiz.id

PALU,netiz.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, kembali turun ke daerah pemilihannya dalam rangka kegiatan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Kamis (12/06/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmennya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

Di hadapan sivitas akademika Unismuh Palu, Bunda Wiwik sapaan akrabnya yang juga DPRD menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan sekolah swasta, serta perlunya dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat seperti (KUB).

“Bidang pendidikan, khususnya sekolah swasta, perlu mendapat perhatian serius. Demikian pula dengan kesehatan dan persoalan sosial kemasyarakatan. Ini adalah aspirasi yang terus kami perjuangkan di parlemen,” tegas anleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Palu itu.

Sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Sulteng, Wiwik juga menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pembahasan dan penyelesaian sedikitnya 10 rancangan peraturan daerah (Ranperda) setiap tahunnya. Untuk tahun 2025, Badan (Bamperda) DPRD Sulteng telah mengagendakan prioritas, di antaranya tentang perlindungan tenaga kerja dan penanggulangan kemiskinan.

Menurutnya, kegiatan Kundapil atau reses merupakan salah satu wujud nyata fungsi pengawasan DPRD. Dalam momen seperti ini, aspirasi dari masyarakat dapat dihimpun langsung dan dijadikan landasan dalam menyusun Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan.

“Dengan kegiatan reses, kami menyerap usulan dari bawah. Semua masukan tersebut kemudian kami rumuskan dalam Pokir dan kami dorong ke OPD untuk dianggarkan serta dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas mantan itu.

Di akhir pertemuan, Bunda Wiwik mengajak dan kalangan akademisi untuk melihat politik secara positif sebagai sarana pengabdian dan perubahan sosial.

“Politik harus dipahami sebagai jalan kebaikan. Ini bukan soal kekuasaan, tapi soal bagaimana kita melayani dan membawa perubahan untuk masyarakat,” tandasnya. (KB)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

RAPI Wilayah 02 Palu Gerakkan Aksi Peduli Korban Banjir Bandang Sumatera

11 Desember 2025 - 19:09

RAPI 02 Palu

Diskominfosantik Dorong Kualitas Data OPD untuk Pembangunan Berkelanjutan di Sulteng

11 Desember 2025 - 09:21

Kominfo Sulteng

Brida Sulteng dan Untad Ungkap Hasil Riset Kinerja ASN Berbasis BerAKHLAK

11 Desember 2025 - 09:15

Brida Sulteng

Dispusaka Sulteng Terima Bantuan Buku Dwibahasa untuk Anak

11 Desember 2025 - 09:08

Dispusaka Sulteng

Menuju Penegakan Hukum Humanis, Pidana Kerja Sosial Mulai Disiapkan di Sulteng

11 Desember 2025 - 08:58

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan PKB dalam Muswil PKB Sulteng

11 Desember 2025 - 08:53

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah