Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Jan 2026

Kapal Pelni Diminta Kembali ke Donggala, DPRD Tegaskan Dukungan Penuh


					Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi NasDem, Hermin (tengah), berfoto bersama perwakilan Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit (AMDB) usai pertemuan. FOTO: istimewa Perbesar

Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi NasDem, Hermin (tengah), berfoto bersama perwakilan Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit (AMDB) usai pertemuan. FOTO: istimewa

,netiz.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menegaskan dukungan penuh terhadap aspirasi masyarakat yang meminta agar penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kembali berlabuh di Pelabuhan Donggala.

Dukungan tersebut disampaikan dari , Hermin, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (17/01/26). Menurutnya, masyarakat Donggala telah lama menantikan pengembalian fungsi Pelabuhan Donggala sebagai pelabuhan penumpang, setelah sebelumnya aktivitas dialihkan ke .

“Puluhan tahun masyarakat Donggala menunggu kapal Pelni kembali berlabuh di Pelabuhan Donggala. Apalagi Kementerian Perhubungan telah membangun pelabuhan penumpang yang representatif dan memadai di Kabonga Kecil, Kecamatan ,” kata Hermin.

Ia menegaskan, secara historis dan fungsional, Pelabuhan Donggala memang diperuntukkan sebagai pelabuhan penumpang. Oleh karena itu, pengoperasian kembali kapal Pelni dinilai sebagai langkah yang tepat dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Hermin juga mengungkapkan bahwa Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit (AMDB) berencana menggelar damai pada Rabu pekan depan. Aksi tersebut akan dilakukan dengan long march dari Lapangan Pelni menuju Kantor DPRD Donggala, dilanjutkan ke Kantor Bupati, dan berakhir di Pelabuhan Donggala.

Dalam tuntutannya, AMDB meminta Gubernur Sulawesi Tengah untuk mempercepat pelaksanaan surat keputusan (SK) terkait penetapan fungsi Pelabuhan Donggala sebagai lokasi singgah kapal Pelni.

“Untuk kepentingan masyarakat, saya tentu mendukung penuh. Dengan kembalinya kapal Pelni ke Pelabuhan Donggala, perekonomian daerah akan kembali bergerak. UMKM bisa berjualan lagi, buruh kapal kembali bekerja, hingga ojek pangkalan kembali mendapatkan penghasilan,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut agar Pelabuhan Donggala kembali berfungsi optimal sebagai gerbang transportasi laut penumpang di wilayah Sulawesi Tengah. (KB)

Artikel ini telah dibaca 202 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wagub Reny Tegaskan BERANI Sehat Jadi Solusi PBIJK Nonaktif di Sulteng

12 Februari 2026 - 20:34

Wagub Reny

Sekprov Sulteng Apresiasi Kementerian PU dan JICA atas Rekonstruksi Pascabencana

12 Februari 2026 - 19:26

Sekprov Sulteng

Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Resmi Jadi Internasional, Rute Guangzhou–Palu Dibuka

12 Februari 2026 - 19:06

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

74 Sertifikat Aset Diserahkan, Bupati Donggala Tegaskan Komitmen Penertiban Tanah Milik Daerah

12 Februari 2026 - 07:23

Bupati Vera

BPJS Nonaktif, Jangan Panik! Anwar Hafid Siapkan Berani Sehat untuk Warga Sulteng

12 Februari 2026 - 07:10

Gubernur Anwar Hafid

Pemprov Sulteng Dukung Perlindungan Pekerja Perempuan Perkebunan Sawit

12 Februari 2026 - 07:04

Nakertrans Sulteng
Trending di Daerah