Minggu, 3 Mei 2026
Daerah  

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Luncurkan Gerakan Siswa Cinta Masjid di Donggala

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
ubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan sambutan saat peluncuran Gerakan Siswa Cinta Masjid yang dirangkaikan dengan Subuh Berkah di Masjid Raya Donggala, Senin (16/02/26). FOTO: Biro Adpim Pemprov Sulteng

DONGGALA,netiz.idGubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid secara resmi meluncurkan Gerakan Siswa Cinta Masjid Kabupaten Donggala di Masjid Raya Donggala, Senin (16/02/26). Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan Salat Subuh berjamaah dalam kegiatan Subuh Berkah yang menjadi bagian dari penguatan Program Berani Berkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi, jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para siswa dan orang tua.

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menegaskan bahwa Salat Subuh merupakan titik awal kehidupan setiap hari. Menurutnya, siapa pun yang memulai hari dengan kebaikan, khususnya melalui Salat Subuh berjamaah, akan menjalani aktivitas dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT.

“Salat Subuh adalah permulaan kehidupan kita. Kalau kita memulai hari dengan kebaikan, insya Allah sepanjang hari kita akan bersama kebaikan,” ujar Anwar.

Ia menjelaskan, Al-Qur’an menyebut keutamaan Salat Subuh yang disaksikan para malaikat, sehingga ibadah tersebut memiliki posisi istimewa dalam pembentukan pribadi dan masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membiasakan diri meramaikan masjid sejak dini.

Menurut Anwar, kemajuan daerah, keamanan wilayah, dan keberkahan kehidupan tidak dapat dilepaskan dari upaya memakmurkan masjid. Ia menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, spiritual, dan sosial.

“Kalau kita ingin daerah ini maju, aman, dan berkah, kuncinya satu: makmurkan masjid. Masjid yang hidup akan melahirkan masyarakat yang berakhlak,” tegasnya.

Menjelang bulan Ramadan, Gubernur juga mengingatkan bahwa kemuliaan bulan suci terletak pada turunnya Al-Qur’an. Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan masjid dan Al-Qur’an sebagai pusat aktivitas ibadah selama Ramadan.

Sementara itu, Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan yang mewakili Bupati Donggala menyampaikan apresiasi atas peluncuran gerakan tersebut. Ia melaporkan, Gerakan Siswa Cinta Masjid telah dilaksanakan secara serentak di 16 kecamatan yang mencakup 158 desa dan 9 kelurahan di Kabupaten Donggala.

Camat, kepala desa, lurah, serta kepala sekolah memimpin langsung pelaksanaan kegiatan di wilayah masing-masing. Program ini, kata Taufik, dirancang secara inklusif dan menjunjung tinggi toleransi, dengan tetap mendorong pembinaan keagamaan sesuai keyakinan di wilayah yang memiliki keberagaman.

Dukungan juga datang dari Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi. Ia menilai Gerakan Subuh Berkah dan Gerakan Siswa Cinta Masjid sebagai langkah strategis dalam membangun keamanan berbasis kesadaran masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan warga dalam kegiatan Subuh Berkah telah menumbuhkan kepedulian kolektif, termasuk kesadaran menjaga keamanan lingkungan tanpa perlu instruksi.

“Tanpa dikomando, masyarakat sudah ikut menjaga keamanan lingkungan melalui Subuh Berkah. Ini luar biasa, karena masjid menjadi pusat pembinaan moral dan sosial,” kata Kapolda.

Peluncuran Gerakan Siswa Cinta Masjid di Donggala ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun generasi beriman, berakhlak mulia, serta berdaya saing. Melalui masjid dan Al-Qur’an, diharapkan keberkahan, keamanan, dan kesejahteraan terus mengalir bagi Kabupaten Donggala dan Provinsi Sulawesi Tengah. (KB/*)