Sabtu, 2 Mei 2026
Daerah  

Garuda Keadilan Ajak Pemuda Sulteng Aktif dalam Gerakan Dakwah Positif

PKS SULTENG
Ketua Garuda Keadilan (GK) Sulawesi Tengah, Shidq Dhiyaurrahman Ahmad, menyampaikan pemaparan mengenai peran organisasi kepemudaan dalam penguatan dakwah positif saat kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, di Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Rabu (03/12/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Organisasi kepemudaan Garuda Keadilan (GK) Sulawesi Tengah mendorong para pemuda dan pemudi Islam di daerah ini untuk semakin aktif mengambil peran dalam gerakan dakwah yang positif, kreatif, dan sesuai dengan tuntutan zaman. Ajakan tersebut disampaikan Ketua GK Sulteng, Shidq Dhiyaurrahman Ahmad, dalam kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, Rabu (03/12/25).

Dalam pemaparannya, Shidiq mengatakan GK hadir sebagai wadah bagi generasi muda untuk membangun kembali semangat dakwah yang telah diwariskan para pendahulu. Ia menegaskan bahwa organisasi tersebut berupaya menjadi ruang silaturahmi yang nyaman bagi pemuda Islam untuk berkumpul dan melakukan berbagai kegiatan positif.

“GK adalah wadah silaturahmi yang bertujuan mengajak seluruh pemuda Islam untuk kembali peduli terhadap perjuangan dakwah. Kami menyebut GK sebagai tempat nongkrongnya pemuda dan pemudi Islam,” ujarnya.

Shidiq menekankan bahwa menciptakan kenyamanan menjadi prinsip utama GK dalam membina generasi muda. Menurutnya, kenyamanan merupakan pintu masuk yang mempermudah terciptanya kedekatan, kekompakan, dan semangat untuk bergerak bersama dalam dakwah.

“Ketika seseorang sudah merasa nyaman dalam sebuah perkumpulan, maka lebih mudah bagi kita untuk saling akrab dan bergerak bersama,” tambahnya.

Terkait aktivitas GK, Shidiq menegaskan bahwa pihaknya tidak sekadar mengulang bentuk gerakan yang telah ada, namun berusaha menghadirkan ruang alternatif bagi pemuda Islam untuk menyalurkan energi positif. Tantangan generasi muda saat ini, kata dia, justru menjadi motivasi bagi GK untuk terus berinovasi dalam program-program dakwah.

“Tanggung jawab GK memang berat jika melihat kondisi pemuda sekarang, tapi kami tidak melihatnya sebagai beban. Ini adalah tantangan yang harus dihadapi dengan senang hati dan keikhlasan,” tegasnya.

GK, lanjut Shidiq, kini mulai fokus membangun jaringan silaturahmi dan merancang kegiatan yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas. Ia mendorong para pemuda untuk tidak ragu memulai aksi kecil yang berdampak.

“Mulailah menjalin silaturahmi, kemudian buat kegiatan yang bernilai positif di dalamnya. Yang terpenting adalah memulai sesuatu dan memberi manfaat bagi diri sendiri dan orang lain,” tandasnya.

Dengan gerakan yang inklusif dan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia pemuda, Garuda Keadilan berharap dapat melahirkan generasi muda Islam yang aktif, kreatif, dan siap meneruskan estafet perjuangan dakwah di Sulawesi Tengah. (KB/*)