Menu

Mode Gelap

Daerah · 21 Mei 2025

DPRD Sulteng Beri Rekomendasi LKPJ, Soroti Sejumlah Catatan Strategis


					Ketua DPRD Sulawesi Tengah Arus Abdul Karim memimpin rapat paripurna penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024 di ruang rapat utama DPRD Provinsi Sulteng, Rabu (21/05/25). FOTO: istimewa Perbesar

Ketua DPRD Sulawesi Tengah Arus Abdul Karim memimpin rapat paripurna penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024 di ruang rapat utama DPRD Provinsi Sulteng, Rabu (21/05/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan terhadap (LKPJ) Kepala Daerah dalam rapat paripurna yang digelar di ruang utama DPRD, Rabu siang (21/05/25).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sulteng Arus Abdul Karim dan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Dalam forum tersebut, DPRD melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ menyampaikan sejumlah catatan penting dari hasil pembahasan menyeluruh yang dipimpin oleh Ketua Pansus, Sonny Tandra.

Melalui juru bicara M. Nur, Pansus LKPJ menyoroti berbagai isu strategis yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah. Sorotan itu mencakup pengelolaan anggaran, tata kelola , optimalisasi kinerja BUMD, efektivitas belanja publik, pemerataan pendidikan, serta peningkatan layanan kesehatan.

Pansus mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2024 sebesar Rp5,56 triliun dari target Rp6,03 triliun atau 92,15 persen. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang lebih dari Rp2,12 triliun dengan tingkat realisasi 93,94 persen. Namun, pengelolaan kekayaan daerah dinilai belum optimal karena baru berkontribusi 24,16 persen terhadap PAD.

DPRD juga menyoroti belum tuntasnya pembangunan 1 Luwuk hingga batas waktu yang ditentukan. Di sektor kesehatan, layanan RSUD Provinsi sebagai rumah sakit rujukan utama dinilai belum maksimal, ditambah tingginya angka penduduk yang belum memiliki kesehatan, yang mencapai lebih dari 700 ribu jiwa.

Rekomendasi yang disampaikan DPRD antara lain mendorong percepatan reformasi BUMD dalam pengelolaan kekayaan daerah, penyempurnaan format penyusunan LKPJ oleh OPD agar sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2024, serta peningkatan kualitas perencanaan anggaran berbasis program dan hasil.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi atas fungsi yang dijalankan DPRD demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Dalam sambutan tertulis gubernur yang dibacakan, pemerintah provinsi menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan ke depan.

Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan tugas eksekutif, serta berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif terus terjaga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

“Tiada kata berhenti untuk berani mewujudkan Sulawesi Tengah yang dan berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wagub Reny Tegaskan BERANI Sehat Jadi Solusi PBIJK Nonaktif di Sulteng

12 Februari 2026 - 20:34

Wagub Reny

Sekprov Sulteng Apresiasi Kementerian PU dan JICA atas Rekonstruksi Pascabencana

12 Februari 2026 - 19:26

Sekprov Sulteng

Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Resmi Jadi Internasional, Rute Guangzhou–Palu Dibuka

12 Februari 2026 - 19:06

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

74 Sertifikat Aset Diserahkan, Bupati Donggala Tegaskan Komitmen Penertiban Tanah Milik Daerah

12 Februari 2026 - 07:23

Bupati Vera

BPJS Nonaktif, Jangan Panik! Anwar Hafid Siapkan Berani Sehat untuk Warga Sulteng

12 Februari 2026 - 07:10

Gubernur Anwar Hafid

Pemprov Sulteng Dukung Perlindungan Pekerja Perempuan Perkebunan Sawit

12 Februari 2026 - 07:04

Nakertrans Sulteng
Trending di Daerah