PALU,netiz.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu mengawal pelaksanaan aksi penggalangan dana yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (Untad) untuk membantu para penyintas gempa bumi di Kabupaten Sigi.
Aksi kemanusiaan tersebut digelar di kawasan Lampu Merah Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu, Selasa (23/06/26). Selain BEM FEB Untad, sejumlah aliansi mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan juga turut melakukan pengumpulan donasi untuk meringankan beban masyarakat terdampak gempa di wilayah Palolo dan Nokilalaki.
Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Susik, mengatakan bahwa kegiatan penggalangan dana yang berkaitan dengan penanganan bencana mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Meski demikian, pelaksanaannya tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku agar tidak mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas.
Menurutnya, Dinsos Kota Palu memberikan izin terbatas kepada para mahasiswa untuk melakukan pengumpulan sumbangan di ruang publik. Pengawasan dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan tertib serta bantuan yang terkumpul dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Penggalangan dana yang dilakukan BEM FEB Untad di kawasan Lampu Merah Basuki Rahmat dan beberapa aliansi lainnya kami kawal. Kami hanya memberikan waktu selama dua jam, yakni mulai pukul 16.00 WITA hingga 18.00 WITA,” ujar Susik ke media ini pada Rabu (24/06/26).
Ia menjelaskan, pembatasan waktu tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kenyamanan pengguna jalan sekaligus memastikan aktivitas penggalangan dana berlangsung sesuai aturan. Dinsos juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan donasi yang berhasil dihimpun.
Dinsos Kota Palu mengapresiasi kepedulian mahasiswa dan masyarakat yang bergerak cepat membantu korban gempa bumi di Kabupaten Sigi. Semangat gotong royong dan solidaritas sosial dinilai menjadi modal penting dalam membantu pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.
Pemerintah berharap bantuan yang terkumpul melalui aksi kemanusiaan tersebut dapat segera disalurkan kepada para penyintas gempa di Palolo dan Nokilalaki sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga di wilayah terdampak.





