Senin, 8 Juni 2026

Setahun Kepemimpinan Vera–Taufik, Pemkab Donggala Gulirkan Program Pendidikan, Nelayan hingga Petani

Vera Elena Laruni
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, memberikan hormat saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Donggala, Senin (10/11/25). FOTO: istimewa

DONGGALA,netiz.id — Satu tahun kepemimpinan Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Wakil Bupati Taufik M. Burhan mulai menunjukkan sejumlah perubahan melalui berbagai program pembangunan yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

Sejak dilantik pada 23 Februari 2025, pasangan kepala daerah ini tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong program kesejahteraan di sektor pendidikan, sosial, perikanan, hingga pertanian.

Salah satu program yang telah direalisasikan adalah pengadaan seragam sekolah gratis bagi 10.252 siswa SD dan 4.028 siswa SMP di Kabupaten Donggala.

Program pendidikan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp4.878.117.558 sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala untuk membantu meringankan beban orang tua siswa.

Di sektor perlindungan sosial, Pemkab Donggala juga memberikan perhatian kepada pekerja informal, khususnya para petugas rumah ibadah. Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah memastikan para petugas rumah ibadah mendapatkan jaminan perlindungan sosial.

“Sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, kami langsung bekerja memastikan visi dan misi pemerintahan dapat berjalan secara bertahap. Capaian satu tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintahan serta dukungan masyarakat Donggala,” ujar Bupati Vera Elena Laruni dalam keterangan tertulisnya pada Senin (02/03/26).

Selain program pendidikan dan perlindungan sosial, sejumlah program unggulan lainnya juga telah dijalankan.

Di sektor keagamaan, Pemkab Donggala mengirim 50 santri tahap pertama ke Pesantren Alkhairaat melalui program Satu Desa Satu Hafiz/Hafizah.

Sementara di sektor perikanan, pemerintah daerah menyalurkan kartu KUSUKA kepada 3.085 nelayan serta bantuan perahu fiber berkapasitas 3–5 GT guna mendukung aktivitas melaut.

Di bidang pertanian, Pemkab Donggala juga memberikan subsidi bunga 30 persen untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Mandiri guna membantu permodalan para petani.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah mengoperasikan enam UPTD Administrasi Kependudukan (Adminduk) di sejumlah kecamatan strategis agar pelayanan lebih dekat dengan masyarakat.

Meski sejumlah program telah berjalan, Bupati Vera menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama pembangunan infrastruktur jalan di wilayah terisolir seperti Pinembani dan Rio Pakava.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Donggala. Pemerintah daerah akan terus memastikan setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Vera. (KB/*)