Kamis, 4 Juni 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untad Selesaikan Program Magang Berdampak di Dinas Kesehatan Sulteng

Dinkes Sulteng
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Program Studi Ilmu Komunikasi Untad bersama mahasiswa peserta Magang Berdampak saat melakukan penarikan dan evaluasi program magang di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Palu. (Foto: Istimewa)

PALU,netiz.id – Program Magang Berdampak yang diikuti mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah resmi berakhir.

Penarikan mahasiswa magang dilakukan melalui kunjungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Gemilang Bayu Ragil Saputra, yang diterima langsung oleh mentor magang, Hamdi dan Suriyanti, SKM, di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Dekan FISIP Universitas Tadulako Nomor 1549/DST/UN28.3/KP.00.00/2026 tentang pelaksanaan penarikan mahasiswa Program Magang Berdampak Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Dalam agenda tersebut, pihak kampus dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah turut melakukan koordinasi serta evaluasi terhadap pelaksanaan program magang yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Evaluasi difokuskan pada pengalaman belajar mahasiswa di lingkungan kerja, capaian kompetensi yang diperoleh, serta kontribusi peserta magang dalam mendukung kegiatan komunikasi publik dan publikasi informasi kesehatan kepada masyarakat.

Mentor magang, Hamdi, mengapresiasi dedikasi dan semangat mahasiswa selama menjalani program tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif tidak hanya bagi peserta magang, tetapi juga bagi instansi dalam mendukung berbagai tugas kehumasan dan penyebarluasan informasi kesehatan.

“Mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan turut membantu berbagai kegiatan komunikasi publik yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya pada Kamis (04/06/26).

Sementara itu, Gemilang Bayu Ragil Saputra menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah yang telah memberikan kesempatan belajar dan pengalaman praktik lapangan kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Untad.

Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program akademik, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Program Magang Berdampak merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman kerja nyata di instansi pemerintah maupun lembaga mitra. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi profesional, keterampilan komunikasi, serta pemahaman langsung mengenai dinamika dunia kerja.

Dengan berakhirnya program magang tersebut, diharapkan pengalaman yang diperoleh mahasiswa dapat menjadi modal berharga dalam memasuki dunia profesional. Selain itu, kolaborasi antara Universitas Tadulako dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan semakin kuat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah. (KB/*)